Proyek Rehab Pasar Kronong Optimistis Rampung Sesuai Target

MAYANGAN – Meski Perubahan APBD 2018 belum didok, Komisi III DPRD Kota Probolinggo optimistis proyek fisik yang didanai dari Perubahan APBD akan rampung tepat waktu. Salah satunya proyek pembangunan Pasar Kronong, di Kelurahan/Kecamatan Mayangan.

Diketahui, pembangunan Pasar Kronong, telah dilakukan sejak 2017. Namun, pembangunannya tidak selesai tepat waktu dan masih kurang 20 persen. Nah, kekurangannya ini akan dilanjutkan dan dianggarkan melalui Perubahan APBD 2018.

“Kami optimistis pembangunan Pasar Kronong bisa selesai tepat waktu. Sekarang kan tinggal 20 persen,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota probolinggo Agus Rianto.

Agus memperkirakan, Perubahan APBD 2018 sudah didok pada akhir September 2018. Sehingga, paling tidak dalam waktu 2 bulan bisa digunakan untuk menyelesaikan lanjutan pembangunan Pasar Kronong. “Kalau September sudah didok, ada masa lelang. Ini yang perlu diperhatikan. Jika lelang sudah selesai tepat waktu pada Oktober, 2 bulan bisa selesai. Semoga tidak ada tender ulang,” harapnya.

Politisi PDIP ini mengatakan, pembangunan Pasar Kronong, tinggal finishing saja. Karenanya, pihaknya optimistis akan selesai tepat waktu. “Seperti los-los pedagang. Kalau bangunan utamanya sudah selesai,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo Sugeng Ariyadi memastikan, untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Kronong dibutuhkan anggaran sekitar Rp 300 juta.

“Anggaran itu diambilkan dari P-APBD 2018 yang saat ini masih dibahas. Proses pengerjaan sekitar 2 bulan sampai selesai,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Sugeng memastikan, proses pengerjaan Pasar Kronong tinggal 20 persen. Penyelesaian sudah tahap finishing, seperti pengerjaan los. “Kalau bangunan fisik utama sudah selesai,” ujarnya. (put/rud/mie)