alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Tuesday, 1 December 2020

Tetap Pantau Aktivitas Pertambangan, Sejauh Ini Belum Ada Penambang Ilegal

GRATI – Polres Pasuruan Kota rupanya tidak dapat berbuat banyak pada laporan adanya tambang illegal di Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Korps Bhayangkara ini mengaku tidak menemukan adanya tambang illegal.

Kasatreskrim Polresta Pasuruan, AKP Slamet Santoso mengungkapkan pihaknya sudah menindaklanjuti laporan dari Satpol PP Kabupaten Pasuruan pada akhir April lalu. Namun, pihak kepolisian tidak menemukan aktivitas tambang illegal di lokasi tersebut.

Polresta Pasuruan sendiri sudah empat kali mendatang lokasi tambang di Lingkungan Parasan, Kelurahan Gratitunon. Yakni, pada Mei sebanyak dua kali dan masing masing sekali pada Juni dan Juli. Namun, Polresta hanya menemukan tambang resmi milik CV Dua Jaya.

“Anggota sudah melakukan penyelidikan atas laporan tersebut. Dan kami memang tidak menemukan adanya aktivitas tambang illegal di lokasi yang dimaksud,” jelasnya.

Slamet mengaku Polresta tetap akan menindaklanjuti laporan dari Satpol PP tersebut. Namun, ia meminta jika ada masyarakat yang menemukan adanya aktivitas tambang illegal bisa langsung melapor pada pihak kepolisian.

“Tetap kami tindaklanjuti. Mungkin nanti anggota akan terjun kembali ke lokasi untuk menemukan aktivitas tambang illegal tersebut,” ungkap Slamet.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko mengungkapkan pihaknya masih terus memantau aksi penambangan di Lingkungan Parasan, Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati. Ini untuk meminimalisir adanya aktivitas galian yang illegal.

“Pantauan sementara dan laporan dari anggota memang belum menemukan aktivitas tambang illegal yang baru. Namun, pemantauan terus kami lakukan,”sebutnya.

Seperti diketahui, aksi penolakan penghentian aktivitas tambang illegal di Kawasan Lindung, Lingungan Parasan, Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan akhir April lalu (28/4) berbuntut. Satpol PP setempat menempuh langkah hukum dengan melaporkannya ke Polresta Pasuruan. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Rusak, Rehab Jalan Gununggangsir-Karangrejo Diusulkan Tahun Depan

Kondisi ruas jalan di Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji tersebut alami kerusakan.

Tahap Awal Penjurian Kampung Hebat Sudah Ketat

Selanjutnya akan dipilih nominator terbaik untuk melakukan presentasi dan kunjungan lapangan.

Bunda PAUD Hadiri Pelantikan Pengurus Himpaudi Kab Pasuruan

Sebanyak 14 Anggota pengurus daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Pasuruan masa bhakti 2019 – 2023, resmi dilantik.

Wali Kota Probolinggo Serahkan Penghargaan Pada 10 Atlet Berprestasi

Sejumlah atlet berpestasi di Kota Probolinggo, mendapat penghargaan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota probolinggo.

Lagi, Aparatur Desa-BPD Kab Pasuruan Tagih Janji Kenaikan Tunjangan

Puluhan aparatur desa-BPD kembali melurug kantor DPRD setempat.