alexametrics
29 C
Probolinggo
Wednesday, 25 November 2020

Awas! DBD Masih Mengancam di Pasuruan, April Ada 108 Kasus

BANGIL – Ancaman demam berdarah dengue (DBD) belum lepas dari warga Kabupaten Pasuruaan. Sebab, masih banyak warga yang menjadi korbannya.

Meski tak menyebabkan nyawa melayang, namun jumlah kasusnya terus naik. Hingga April 2019, setidaknya ada 108 kasus DBD. Jumlah itu hampir mendekati tahun 2018 yang mencapai 191 kasus.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit di Dinkes Kabupaten Pasuruan Agus Eko Iswahyudi mengungkapkan, kasus DBD di Kabupaten Pasuruan memang terus bermunculan. Namun, jumlahnya mampu ditekan.

Seperti pada tahun 2016, ada 764 kasus DBD yang ditemukan. Dari jumlah itu, sebanyak 27 orang penderitanya meninggal dunia.

Angka tersebut menurun di tahun 2017. Sebanyak 313 orang dilaporkan menderita DBD dan 13 orang di antaranya meninggal dunia. Lalu, di tahun 2018, ada 191 kasus dengan jumlah pasien meninggal empat orang.

“Sebenarnya sudah bisa ditekan. Meski kasus demi kasusnya, terus bermunculan,” jelas Agus Eko.

Karena itulah, pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus waspada. Apalagi, cuaca yang tak menentu, juga bisa memicu sarang-sarang nyamuk muncul. Hingga April 2019 saja, sudah ada 108 kasus dengan kematian sebanyak dua orang.

Pemkab, kata Agus, tidak tinggal diam. Ia menegaskan, berbagai upaya dilakukan agar bisa menekan seminimal mungkin kasus DBD. Mulai dari penyuluhan, fogging, dan berbagai kegiatan lainnya.

“Kami juga membentuk kader Gerakan Masyarakat Sehat Sadar Lingkungan (Gemas Darling, Red) melalui pelatihan dan pembinaan program,” sambung dia.

Hingga saat ini, setidaknya ada 470 kader Gemas Darling. Sejumlah kalangan digandeng. Mulai masyarakat umum, ponpes, perusahaan, hingga militer dan instansi-instansi lain.

“Kami juga melantik para juru pemantau jentik, siswa pemantau jentik, santri pemantau jentik, hingga pekerja pemantau jentik. Semuanya direkrut dari kader Gemas Darling yang telah dilatih,” pungkasnya. (one/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Harbokir Kembali Hadir di 3 Dekade JNE

Harbokir atau Hari Bebas Ongkos Kirim yang tiap tahun dirayakan dalam rangka perayaan hari ulang tahun JNE, siap dinikmati kembali oleh seluruh pelanggan setia.

Kerap Sepi, Dewan Soroti Penataan Pasar Poncol

Dewan menilai aset pemkot ini tidak berjalan maksimal. Akibatnya, banyak los yang ditinggal oleh pedagang.

Hentikan Pengiriman Air Bersih di Kab Pasuruan 28 November

Sesuai SK kedaruratan bencana, prediksi pengiriman air bersih akan dihentikan akhir bulan ini.

Kena Tol Paspro, Delapan Makam di Banjarsawah Tegalsiwalan Dipindah

Rukun Kepaten Dusun Krajan, Desa Banjarsawah, memindahkan kuburan itu ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan.

Mulai Ekskavasi Goa Jepang di Gempol, Libatkan BPCB-Arkeolog

Proses ekskavasi Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol mulai dilakukan.