Bawaslu Kab Pasuruan Butuh 4.371 Pengawas TPS

MENARIK PERHATIAN: Petugas TPS melayani warga dalam Pilkada di Desa Manarui, Kecamatan Bangil, pada 27 Juni 2018. Dalam Pemilu 2019, Bawaslu akan merekrut 4.371 pengawas TPS. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan, bersiap merekrut Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Dalam hitungan Bawaslu, di Kabupaten Pasuruan dibutuhkan 4.371 pengawas atau sejumlah TPS.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan M. Nasrup mengatakan, jumlah Pengawas TPS dalam Pemilu 2019 jauh lebih banyak dibanding saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. “Tahun lalu Pengawas TPS kami hanya 2.380 orang. Tahun ini lebih banyak hingga lipat dua sesuai banyaknya TPS di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Dalam Pemilu 17 April nanti, jumlah TPS di Kabupaten Pasuruan mencapai 4.371 unit. Bawaslu Kabupaten Pasuruan juga merekrut pengawas sebanyak jumlah TPS. Masa pendaftarannya dibuka sejak 4 sampai 21 Februari. “Pengawas TPS ini dikontrak satu bulan. Mulai 25 Maret atau H-23 sampai H+7 selesai pencoblosan,” ujarnya.

Pengawas TPS akan bekerja mengawasi di lingkungannya sebelum tahap pencoblosan sampai pasca pencoblosan. Termasuk memantau pelaksanaan Pemilu saat hari pencoblosan. Mulai saat kegiatan Pemilu, penghitungan suara, rekap suara, dan sampai semua surat suara dikirimkan ke tingkat kecamatan. (eka/fun)