alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Hibah Alat Tangkap Khusus Nelayan Ramah Lingkungan

BANGIL, Radar Bromo – Menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, membuat nelayan berpeluang untuk mendapatkan hibah alat tangkap. Di akhir tahun ini, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, telah mengusulkan 6 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan untuk mendapatkan hibah alat tangkap.

Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alamsyah Supriadi, mengatakan hibah alat tangkap diberikan kepada nelayan yang sudah menggunakan alat tangkap ramah lingkungan. Karenanya, bagi yang masih kurang ramah lingkungan, justru tidak bisa mendapatkannya.

“Pemberian hibah ini dikhususkan hanya yang alat tangkapnya sudah sesuai aturan. Termasuk sudah terdaftar di Kusuka (Kartu Usaha Perikanan) yang syaratnya sudah memakai alat tangkap ramah lingkungan,” ujarnya.

Alamsyah mengatakan, pada akhir tahun ini pihakya sudah mengusulkan 6 KUB ke Pemprov Jawa Timur, untuk mendapatkan hibah alat tangkap. Masing-masing 2 KUB dari Kecamatan Kraton, Lekok, dan Kecamatan Nguling.

Karena masih usulan, ia juga belum bisa memastikan berapa KUB yang akan disetujui untuk mendapatkan hibah. Sedangkan, tahun ini ada 3 KUB yang mendapatkannya. Masing-masing 2 KUB di Kecamatan Lekok dan 1 KUB di Kecamatan Kraton.

“Masing-masing mendapatkan 30 alat tangkap jaring grill net,” ujarnya. Pihaknya berharap, 6 KUB yang diusulkan mendapat hibah tahun depan itu dikabulkan. Sehingga, dapat meringankan modal produksi nelayan untuk melaut. (eka/rud)

BANGIL, Radar Bromo – Menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, membuat nelayan berpeluang untuk mendapatkan hibah alat tangkap. Di akhir tahun ini, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, telah mengusulkan 6 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan untuk mendapatkan hibah alat tangkap.

Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alamsyah Supriadi, mengatakan hibah alat tangkap diberikan kepada nelayan yang sudah menggunakan alat tangkap ramah lingkungan. Karenanya, bagi yang masih kurang ramah lingkungan, justru tidak bisa mendapatkannya.

“Pemberian hibah ini dikhususkan hanya yang alat tangkapnya sudah sesuai aturan. Termasuk sudah terdaftar di Kusuka (Kartu Usaha Perikanan) yang syaratnya sudah memakai alat tangkap ramah lingkungan,” ujarnya.

Alamsyah mengatakan, pada akhir tahun ini pihakya sudah mengusulkan 6 KUB ke Pemprov Jawa Timur, untuk mendapatkan hibah alat tangkap. Masing-masing 2 KUB dari Kecamatan Kraton, Lekok, dan Kecamatan Nguling.

Karena masih usulan, ia juga belum bisa memastikan berapa KUB yang akan disetujui untuk mendapatkan hibah. Sedangkan, tahun ini ada 3 KUB yang mendapatkannya. Masing-masing 2 KUB di Kecamatan Lekok dan 1 KUB di Kecamatan Kraton.

“Masing-masing mendapatkan 30 alat tangkap jaring grill net,” ujarnya. Pihaknya berharap, 6 KUB yang diusulkan mendapat hibah tahun depan itu dikabulkan. Sehingga, dapat meringankan modal produksi nelayan untuk melaut. (eka/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/