66 RTLH di Kota Pasuruan Belum Rampung

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Sepanjang 2019, ada 112 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Pasuruan, yang direhab. Sebagian RTLH sudah rampung direhab karena bantuan diberikan pada tahap pertama. Sejauh ini, ada 66 unit RTLH yang rehabnya harus rampung sebelum akhir tahun ini.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Budi Santoso, mengatakan bantuan rehab RTLH diberikan kepada masyarakat yang belum pernah mendapat bantuan serupa. Serta dengan pertimbangan aspek kesehatan dan kebersihan hunian. “Karena tujuannya untuk mengentaskan kawasan kumuh. Sasaran bantuan memang masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya.

Bantuan ini bersumber dari dana alokasi khusus. Setiap penerima bantuan diberi anggaran Rp 17,5 juta untuk memperbaiki rumahnya. Total anggaran yang terserap Rp 1,96 miliar.

Sebanyak 46 unit rumah telah direhab pada penyaluran tahap pertama. Puluhan rumah itu seluruhnya berada di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo. Saat ini masih proses rehab untuk 66 unit rumah. Lokasinya ada empat kelurahan. Di Kelurahan Trajeng 23 unit; Kelurahan Tambaan 28 unit; Kelurahan Panggungrejo 10 unit; dan di Kelurahan Mandaran 5 unit.

Budi menyebutkan, 66 penerima itu telah diberikan dana stimulan sejak beberapa waktu lalu. “Penyaluran tahap kedua ini memang sedikit terlambat karena proses administrasi,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya memastikan rehab akan selesai dalam kurun waktu sekitar sebulan. Sebab, masing-masing penerima diminta langsung merehab rumahnya setelah bantuan diberikan. “Jadi sebelum akhir Desember ini dipastikan sudah selesai,” ujar Budi. (tom/rud)