alexametrics
25C
Probolinggo
Thursday, 21 January 2021

Mengerucut Enam Pilihan untuk City Branding, Ini Nama-namanya

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Proses pembahasan City Branding terus dilakukan Pemkot Pasuruan. Rabu pagi (7/8), Forum Discussion Group (FDG) berhasil menentukan enam nama yang mewakili identitas Kota Pasuruan.

Selama FDG, sejumlah perwakilan masyarakat dan komunitas memberikan masukan untuk nama yang selaras dengan Kota Pasuruan. Nama ini tidak sekadar gambaran umum Kota Pasuruan, namun juga mampu memberikan semangat bagi masyarakatnya.

City branding ini menguatkan mindset masyarakat untuk meningkatkan ekonominya dan mengurangi hal yang negatif di Kota Pasuruan,” ujar Konsultan dari Badan Perencanaan dan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Ardiansyah Akbar.

Dari masukan selama FDG, akhirnya memunculkan enam pilihan yang dinilai paling sesuai identitas masyarakat dan Kota Pasuruan. Yakni, Harmoni, Kenangan, Santri, Prestisius, Lugas, dan Karomah.

Ketua Dewan Kesenian Kota Pasuruan Aditya Rahman mengatakan, Harmoni bisa digunakan sebagai City Branding Kota Pasuruan. Sebab, Kota Pasuruan yang dikenal mayoritas muslim dapat bersanding dengan pemeluk agama lain.

“Kami bisa lihat di Jalan Kiai Abdul Hamid dimana penduduknya mayoritas muslim, namun ada gereja dan tidak diusik. Selain itu, banyak suku yang hidup di Kota Pasuruan, secara harmonis mulai dari Madura, Jawa, hingga Cina,” ujarnya.

Perwakilan Budayawan, Ahmad Rosyidi meminta city branding tidak hanya merupakan penggambaran umum Kota Pasuruan. Namun, juga dapat dilaksanakan masyarakatnya. Ia mencontohkan ide Karomah.

Ia berpendapat, Karomah kurang tepat sebagai brand Kota Pasuruan. Sebab, Karomah tidak bisa diciptakan begitu saja. Namun, lebih dari pembawaan sejak lahir. Menurutnya, yang lebih tepat istiqamah. “Kalau istiqamah sepertinya lebih tepat. Ini, mencerminkan masyarakat Kota Pasuruan yang selalu ajeg dalam melakukan sesuatu yang bersifat positif,” ujarnya.

Kepala Bappelitbangda Kota Pasuruan Adri Joko Srijono mengapresiasi ide publik terkait city branding. Diharapkan enam nama yang ditentukan itu bisa menjadi standar bagi Kota Pasuruan.

City branding ini nantinya akan dipertajam dengan melakukan konsultasi publik. Pihaknya berharap masyarakat ikut memikirrkan kemajuan Kota Pasuruan melalui city branding. “Dengan mengikuti Lomba Membuat Desain City Branding yang paling bagus dan sesuai spirit Kota Pasuruan. Sehingga, Kota Pasuruan memiliki nilai tambah yang berakibat pada kemajuan dan peningkatan ekonomi,” ujar Joko. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU