alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Monday, 16 May 2022

CFD Pasuruan Jadi Hiburan Warga, Dishub Masih Temukan Pengendara Bandel

PURWOREJO, Radar Bromo – Gelaran car free day (CFD) di Kota Pasuruan kembali dilaksanakan, Minggu (6/10). Ratusan masyarakat antusias mengikuti pelaksanaan CFD yang dilakukan di sepanjang Jalan Sultan Agung, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo itu.

Seperti biasa, masyarakat memadati lokasi CFD sejak pukul 05.30. Mereka mengikuti gelaran bebas kendaraan bermotor yang dilaksanakan selama 3 jam. Mulai pukul 06.00 sampai pukul 09.00.

Senam masal jadi salah satu agenda yang tak dilewatkan warga. Warga yang didominasi kaum hawa antusias mengikuti senam masal yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Sultan Agung.

Tak hanya itu, dalam gelaran CFD kali ini, masyarakat juga dihibur dengan hiburan dari penampilan Siba Sibu. Masyarakat juga kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti undian dan jika beruntung bisa membawa pulang sejumlah hadiah.

LUCU: Pengunjung dihibur oleh Siba Sibu selama CFD digelar. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

 

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Wahid Yulianto mengungkapkan, pelaksanaan CFD sudah semakin baik setiap pekannya. Masyarakat selalu antusias untuk mengikuti acara dan hiburan yang diadakan pada hari minggu setiap dua pekan sekali ini.

Ia pun berharap agar antusiasme ini tetap terjaga dan terus meningkat setiap gelaran CFD. Karena itu, Dishub berharap agar ada kerja sama dari masyarakat Kota Pasuruan. Misalnya, ikut membantu memeriahkan gelaran tersebut.

“Alhamdulillah, gelaran CFD tetap memiliki daya tarik yang luar biasa setiap kali diadakan. Kalau bisa, masyarakat ikut menyumbang jika memang memiliki keahlian dan bakat unik sehinggan CFD semakin menarik,” ungkapnya.

Wahid menjelaskan, Dishub juga menginginkan agar pengendara jalan juga ikut membantu kelancaran acara ini dengan tidak melintas selama CFD. Sebab, pihaknya kerap menemukan pelanggaran oleh roda dua dan empat.

“Masih kami temukan pengendara yang membandel. Petugas kami kerap harus menghalau dan memperingatkan. Padahal kan sudah ada sosialisasi jika ada CFD tidak boleh melintas,” jelas Wahid. (riz/mie)

PURWOREJO, Radar Bromo – Gelaran car free day (CFD) di Kota Pasuruan kembali dilaksanakan, Minggu (6/10). Ratusan masyarakat antusias mengikuti pelaksanaan CFD yang dilakukan di sepanjang Jalan Sultan Agung, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo itu.

Seperti biasa, masyarakat memadati lokasi CFD sejak pukul 05.30. Mereka mengikuti gelaran bebas kendaraan bermotor yang dilaksanakan selama 3 jam. Mulai pukul 06.00 sampai pukul 09.00.

Senam masal jadi salah satu agenda yang tak dilewatkan warga. Warga yang didominasi kaum hawa antusias mengikuti senam masal yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Sultan Agung.

Tak hanya itu, dalam gelaran CFD kali ini, masyarakat juga dihibur dengan hiburan dari penampilan Siba Sibu. Masyarakat juga kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti undian dan jika beruntung bisa membawa pulang sejumlah hadiah.

LUCU: Pengunjung dihibur oleh Siba Sibu selama CFD digelar. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

 

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Wahid Yulianto mengungkapkan, pelaksanaan CFD sudah semakin baik setiap pekannya. Masyarakat selalu antusias untuk mengikuti acara dan hiburan yang diadakan pada hari minggu setiap dua pekan sekali ini.

Ia pun berharap agar antusiasme ini tetap terjaga dan terus meningkat setiap gelaran CFD. Karena itu, Dishub berharap agar ada kerja sama dari masyarakat Kota Pasuruan. Misalnya, ikut membantu memeriahkan gelaran tersebut.

“Alhamdulillah, gelaran CFD tetap memiliki daya tarik yang luar biasa setiap kali diadakan. Kalau bisa, masyarakat ikut menyumbang jika memang memiliki keahlian dan bakat unik sehinggan CFD semakin menarik,” ungkapnya.

Wahid menjelaskan, Dishub juga menginginkan agar pengendara jalan juga ikut membantu kelancaran acara ini dengan tidak melintas selama CFD. Sebab, pihaknya kerap menemukan pelanggaran oleh roda dua dan empat.

“Masih kami temukan pengendara yang membandel. Petugas kami kerap harus menghalau dan memperingatkan. Padahal kan sudah ada sosialisasi jika ada CFD tidak boleh melintas,” jelas Wahid. (riz/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/