alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Baru Diperbaiki Tahun Lalu, Jalan Ledokombo Kembali Rusak

SUMBER – Jalan kabupaten di Desa Sumber menuju Desa Ledokombo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, baru selesai diperbaiki akhir tahun kemarin. Namun, kini kondisinya kembali dikeluhkan warga. Sebab, jalan ini sudah banyak yang rusak lagi. Terutama, jalan rigit di Desa Pandansari, Kecamatan Sumber.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, ada sejumlah titik jalan ini yang kembali rusak. Di antaranya, di ruas jalan Dusun Beras, Desa Tukul hingga Dusun Pojok, Desa Pandansari. Oleh warga, jalan yang mulai berlubang itu diberi tanda menggunakan cat putih. Tujuannya, agar pengguna jalan berhati-hati melintas di jalan ini.

Kerusakan jalan ini mendapatkan perhatian dari sejumlah warga. Sebab, belum berumur setahun jalan ini diperbaiki, kini kembali rusak. “Belum setahun sudah rusak. Kasihan pemerintah daerah bersusah payah memberi perhatian dengan membangun infrastruktur, ternyata kualitas bangunannya tidak bertahan lama,” ujar salah seorang warga Desa Pandansari yang mengaku enggan namanya disebutkan.

Pria yang saban hari melintas di jalan kabupaten ini mengatakan, jika tak segera diperbaiki, pihaknya yakin jalan ini tidak akan bertahan lama. Apalagi, tidak lama lagi memasuki musim hujan. Bila tak diperbaiki, lubang jalan itu bisa maki melebar karena tergerus air hujan.

Terlebih, jalan yang di daerah ini kondisinya menurun. “Jika tidak segera diperbaiki, akan terus rusak. Apalagi, sebentar lagi musim hujan. Kami berharap segera diperbaiki. Entah itu ditambal atabau bagaimana, yang penting diperbaiki,” ujarnya.

Mendapati itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Probolinggo Prijono mengaku, akan segera memperbaiki jalan yang rusak itu. Biayanya akan diambilkan dari anggaran pemeliharaan jalan. “Tentu nanti akan kami perbaiki. Sehingga, kerusakannya tidak tambah parah,” ujarnya.

Prijono mengatakan, batas waktu pemeliharaan dari rekanan sudah habis. Namun, pihaknya berencana tetap akan mengkomunikasikan dengan pihak rekanan. “Biasanya mereka tetap bersedia memperbaiki. Tapi, kalau tidak bisa, kami akan tangani lewat pemeliharaan rutin,” ujarnya. (sid/fun)

SUMBER – Jalan kabupaten di Desa Sumber menuju Desa Ledokombo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, baru selesai diperbaiki akhir tahun kemarin. Namun, kini kondisinya kembali dikeluhkan warga. Sebab, jalan ini sudah banyak yang rusak lagi. Terutama, jalan rigit di Desa Pandansari, Kecamatan Sumber.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, ada sejumlah titik jalan ini yang kembali rusak. Di antaranya, di ruas jalan Dusun Beras, Desa Tukul hingga Dusun Pojok, Desa Pandansari. Oleh warga, jalan yang mulai berlubang itu diberi tanda menggunakan cat putih. Tujuannya, agar pengguna jalan berhati-hati melintas di jalan ini.

Kerusakan jalan ini mendapatkan perhatian dari sejumlah warga. Sebab, belum berumur setahun jalan ini diperbaiki, kini kembali rusak. “Belum setahun sudah rusak. Kasihan pemerintah daerah bersusah payah memberi perhatian dengan membangun infrastruktur, ternyata kualitas bangunannya tidak bertahan lama,” ujar salah seorang warga Desa Pandansari yang mengaku enggan namanya disebutkan.

Pria yang saban hari melintas di jalan kabupaten ini mengatakan, jika tak segera diperbaiki, pihaknya yakin jalan ini tidak akan bertahan lama. Apalagi, tidak lama lagi memasuki musim hujan. Bila tak diperbaiki, lubang jalan itu bisa maki melebar karena tergerus air hujan.

Terlebih, jalan yang di daerah ini kondisinya menurun. “Jika tidak segera diperbaiki, akan terus rusak. Apalagi, sebentar lagi musim hujan. Kami berharap segera diperbaiki. Entah itu ditambal atabau bagaimana, yang penting diperbaiki,” ujarnya.

Mendapati itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Probolinggo Prijono mengaku, akan segera memperbaiki jalan yang rusak itu. Biayanya akan diambilkan dari anggaran pemeliharaan jalan. “Tentu nanti akan kami perbaiki. Sehingga, kerusakannya tidak tambah parah,” ujarnya.

Prijono mengatakan, batas waktu pemeliharaan dari rekanan sudah habis. Namun, pihaknya berencana tetap akan mengkomunikasikan dengan pihak rekanan. “Biasanya mereka tetap bersedia memperbaiki. Tapi, kalau tidak bisa, kami akan tangani lewat pemeliharaan rutin,” ujarnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/