alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Dinas Kesehatan: Vaksinasi Tahap 2 di Kabupaten Pasuruan Capai 90 Persen

BANGIL – Belum seluruhnya program vaksinasi difteri menyentuh target sasaran. Pasalnya hingga saat ini, masih ada sekitar 41 ribu anak yang belum tervaksin.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Pasuruan, Agus Eko Iswahyudi menguraikan, proses vaksinasi difteri terus berjalan. Saat ini, sudah sebagian besar target sasaran vaksinasi tersentuh.

Agus-sapaannya menguraikan, target sasaran vaksinasi tahap dua sebanyak 419.899 anak. Dari jumlah itu, sebanyak 377 ribu diantaranya sudah tervaksin. Sementara sisanya, masih dalam proses.

“Sebagian besar sudah. Dari catatan kami, sudah 90 persen target sasaran yang telah divaksinasi. Sisanya, masih dalam proses,” kata Agus.

Ia menguraikan, program pemerintah pusat itu, memang tidak mulus sepenuhnya. Karena, upaya untuk mencapai 100 persen, sulit terealisasi. Menyusul masih adanya penolakan dari salah satu ponpes di wilayah Pasuruan, untuk mengikuti program tersebut.

“Kami terus melakukan pendekatan. Mengingat, vaksinasi ini sangat penting, untuk mencegah wabah difteri,” sambungnya.

Meski begitu, pihaknya memandang, kalau program vaksinasi di wilayah Kabupaten Pasuruan terbilang baik. Mengingat, capaiannya sudah 90 persen. Dampak dari vaksinasi itu pula, pihaknya tak lagi menemukan kasus difteri di Kabupaten Pasuruan.

Hal tersebut berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Di mana, ada 46 orang yang suspeck difteri. Dari jumlah itu, tiga diantaranya positif difteri. Hal inilah yang membuat Pemkab menyatakan status KLB untuk difteri. Sampai akhirnya dilakukan vaksinasi untuk ratusan ribu anak dengan sasaran usia 1 tahun hingga 19 tahun. (one/fun)

BANGIL – Belum seluruhnya program vaksinasi difteri menyentuh target sasaran. Pasalnya hingga saat ini, masih ada sekitar 41 ribu anak yang belum tervaksin.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Pasuruan, Agus Eko Iswahyudi menguraikan, proses vaksinasi difteri terus berjalan. Saat ini, sudah sebagian besar target sasaran vaksinasi tersentuh.

Agus-sapaannya menguraikan, target sasaran vaksinasi tahap dua sebanyak 419.899 anak. Dari jumlah itu, sebanyak 377 ribu diantaranya sudah tervaksin. Sementara sisanya, masih dalam proses.

“Sebagian besar sudah. Dari catatan kami, sudah 90 persen target sasaran yang telah divaksinasi. Sisanya, masih dalam proses,” kata Agus.

Ia menguraikan, program pemerintah pusat itu, memang tidak mulus sepenuhnya. Karena, upaya untuk mencapai 100 persen, sulit terealisasi. Menyusul masih adanya penolakan dari salah satu ponpes di wilayah Pasuruan, untuk mengikuti program tersebut.

“Kami terus melakukan pendekatan. Mengingat, vaksinasi ini sangat penting, untuk mencegah wabah difteri,” sambungnya.

Meski begitu, pihaknya memandang, kalau program vaksinasi di wilayah Kabupaten Pasuruan terbilang baik. Mengingat, capaiannya sudah 90 persen. Dampak dari vaksinasi itu pula, pihaknya tak lagi menemukan kasus difteri di Kabupaten Pasuruan.

Hal tersebut berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Di mana, ada 46 orang yang suspeck difteri. Dari jumlah itu, tiga diantaranya positif difteri. Hal inilah yang membuat Pemkab menyatakan status KLB untuk difteri. Sampai akhirnya dilakukan vaksinasi untuk ratusan ribu anak dengan sasaran usia 1 tahun hingga 19 tahun. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/