alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Sepekan Lebih, Pendaftaran Bacawali Nasdem Pasuruan Minim Peminat

PURWOREJO, Radar Bromo – Pendaftaran bakal calon wali kota Pasuruan melalui Partai Nasdem sepi peminat. Pasalnya, belum ada satupun tokoh yang mendaftarkan hingga lebih dari sepekan pendaftaran dibuka.

Sekretaris DPC Partai Nasdem Kota Pasuruan Jejeb Anur Khamid menyatakan, pendaftaran tersebut telah dimulai sejak 23 September lalu. “Masa pendaftarannya sendiri berlangsung selama sebulan, hingga 23 Oktober,” katanya.

Menurutnya, mekanisme pendaftaran itu sendiri bersifat terbuka. Sehingga, pihaknya akan menerima siapapun yang mendaftar sebagai bakal calon wali kota Pasuruan melalui Partai Nasdem.

Namun, hingga Rabu (2/10) belum ada seorang pun yang mengambil formulir pendaftaran. “Masih sebatas isyarat-isyarat dari luar partai. Tapi Sampai saat ini belum ada yang mengambil formulir,” bebernya.

Di samping itu, lanjut Jejeb, Partai Nasdem juga membuka ruang bagi seluruh kader internal untuk mendaftar. Sebab, formulir pendaftaran itu juga diberikan kepada semua jajaran pengurus. Mulai dari DPC, PAC, hingga ranting.

Partai Nasdem tetap optimistis bisa mengusung calon wali kota dalam Pilwali 2020 mendatang. Meskipun modal kursi di parlemen saat ini hanya satu. Melalui pendaftaran itu pula, Partai Nasdem ingin menyiapkan figur yang akan diusung dalam kontestasi politik ke depan.

“Bukan karena 1 kursi jadi tidak bisa mengusung, tetapi kami ingin menyiapkan lebih dulu figur yang tepat. Kami tetap akan berkomunikasi dengan partai lain secara matang, setelah ada figur yang direkomendasi oleh dpp. Jadi, mekanisme internal partai harus berjalan dulu,” tegasnya. (tom/mie)

PURWOREJO, Radar Bromo – Pendaftaran bakal calon wali kota Pasuruan melalui Partai Nasdem sepi peminat. Pasalnya, belum ada satupun tokoh yang mendaftarkan hingga lebih dari sepekan pendaftaran dibuka.

Sekretaris DPC Partai Nasdem Kota Pasuruan Jejeb Anur Khamid menyatakan, pendaftaran tersebut telah dimulai sejak 23 September lalu. “Masa pendaftarannya sendiri berlangsung selama sebulan, hingga 23 Oktober,” katanya.

Menurutnya, mekanisme pendaftaran itu sendiri bersifat terbuka. Sehingga, pihaknya akan menerima siapapun yang mendaftar sebagai bakal calon wali kota Pasuruan melalui Partai Nasdem.

Namun, hingga Rabu (2/10) belum ada seorang pun yang mengambil formulir pendaftaran. “Masih sebatas isyarat-isyarat dari luar partai. Tapi Sampai saat ini belum ada yang mengambil formulir,” bebernya.

Di samping itu, lanjut Jejeb, Partai Nasdem juga membuka ruang bagi seluruh kader internal untuk mendaftar. Sebab, formulir pendaftaran itu juga diberikan kepada semua jajaran pengurus. Mulai dari DPC, PAC, hingga ranting.

Partai Nasdem tetap optimistis bisa mengusung calon wali kota dalam Pilwali 2020 mendatang. Meskipun modal kursi di parlemen saat ini hanya satu. Melalui pendaftaran itu pula, Partai Nasdem ingin menyiapkan figur yang akan diusung dalam kontestasi politik ke depan.

“Bukan karena 1 kursi jadi tidak bisa mengusung, tetapi kami ingin menyiapkan lebih dulu figur yang tepat. Kami tetap akan berkomunikasi dengan partai lain secara matang, setelah ada figur yang direkomendasi oleh dpp. Jadi, mekanisme internal partai harus berjalan dulu,” tegasnya. (tom/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/