Pemkab Pasuruan Tambah 4 Ekskavator, Anggarkan Rp 4 M

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah ekskavator milik Pemkab Pasuruan bakal bertambah. Sebab, di akhir tahun ini pemkab berencana membeli empat ekskavator. Anggaran senilai Rp 4 miliar pun telah disiapkan untuk merealisasikan rencana itu.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Misbah Zunib menyampaikan, jumlah ekskavator yang ada saat ini kurang menunjang. Selain karena faktor usia, jumlahnya pun terbatas.

Menurut Misbah –sapaan akrab Misbah Zunib-, jumlah ekskavator yang dimiliki instansinya saat ini hanya ada tiga unit. Jumlah tersebut kurang menunjang, jika harus menangani jaringan irigasi di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.

Terlebih lagi, usia alat berat yang dimiliki relatif tua. Rata-rata merupakan pengadaan tahun 2004. “Kondisi tersebut, tak jarang membuat alat berat yang ada saat ini rentan rusak. Sehingga, mengganggu kegiatan normalisasi. Untuk itulah, perlu adanya penambahan alat berat ini, agar menunjang kegiatan normalisasi,” ungkapnya.

Misbah menyampaikan, pengajuan kegiatan normalisasi sudah direalisasikan. Hasilnya, disepakati pengadaan empat unit ekskavator baru dalam perubahan APBD (P-APBD) 2019. Keempat ekskavator tersebut, menelan dana sekitar Rp 4 miliar.

“Keempatnya merupakan ekskavator biasa. Bukan jenis amphibi. Kami tidak melakukan pengadaan amphibi karena jaringan irigasi yang kami tangani relatif kecil dibanding BBWS Brantas ataupun Pemprov,” tambahnya.

Dituturkan Misbah, pengadaan keempat ekskavator tersebut, masih dalam perencanaan. Prosesnya melalui e-katalog. Pihaknya mengestimasi, empat ekskavator itu bisa diwujudkan November 2019. (one/mie)