Polisi Baru Periksa Dua Saksi untuk Ungkap Pencurian di SDN Kurung

KEJAYAN – Pencurian di SDN 2 Kurung, Kecamatan Kejayan, beberapa waktu lalu, terus diselidiki petugas kepolisian. Hingga saat ini, sejumlah saksi telah diperiksa. Hanya saja, keterangan para saksi itu belum banyak memberikan petunjuk tentang siapa pelaku pencurian.

Kapolsek Kejayan AKP Sumaryanto menyatakan, pihaknya menaruh atensi penuh terhadap pencurian inventaris sekolah tersebut. Akan tetapi, pelaku yang diduga berjumlah lebih dari seorang itu belum bisa ditangkap.

“Masih terus kami dalami keterangan dari saksi. Begitu pun di lapangan, anggota masih menyelidiki para pelakunya,” ungkapnya.

Pencurian itu sendiri terjadi Kamis (23/8). Tak tanggung-tanggung, sejumlah barang elektronik raib digondol pelaku. Total kerugian ditafsir mencapai belasan juta rupiah.

Saat ini, Polsek Kejayan sendiri telah memeriksa dua saksi untuk mengungkap pelakunya. Yaitu, guru yang pertama kali mengetahui kondisi pintu kantor sekolah rusak karena bekas congkelan.

“Saksi lain yang kami periksa adalah waker sekolah. Namun, memang belum banyak informasi yang kami himpun,” jelasnya.

Menurut pengakuan waker sekolah itu, lanjut Kapolsek, dirinya tak mengetahui persis saat pencurian terjadi. “Setiap harinya, waker memang berjaga di sekolah. Tapi saat kejadian ia tidur dan tidak mengetahui ada orang masuk ke sekolah pada malam hari,” bebernya.

Upaya polisi kemudian dilanjutkan dengan memeriksa TKP. Hasilnya, tak satu pun jejak pelaku ditemukan. Selain itu, tidak adanya CCTV di area sekolah itu juga menjadi kendala untuk mengidentifikasi pelakunya.

“Namun, tetap kami upayakan penyelidikan secara maksimal. Yang jelas kasus ini tetap menjadi atensi dan harus diungkap,” tandasnya. (tom/fun)