Antusiasme Masyarakat Tak Pernah Surut di CFD Sultan Agung

PURWOREJO, Radar Bromo – Gelaran car free day (CFD) di Kota Pasuruan kembali dilaksanakan Minggu (1/12). Ratusan masyarakat antusias mengikuti pelaksanaan CFD yang dilakukan di sepanjang Jalan Sultan Agung, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo.

Seperti biasa, masyarakat memadati lokasi CFD sejak pukul 05.30. Mereka mengikuti gelaran bebas kendaraan bermotor yang dilaksanakan selama 3 jam yang dimulai pukul 06.00 sampai pukul 09.00 ini. Berbeda dengan pekan sebelumnya, pemusatan hiburan kembali dilaksanakan di sepanjang jalan Sultan Agung.

Tak hanya itu, dalam gelaran CFD kali ini, masyarakat juga dihibur dengan hiburan musik oleh musik akustik. Masyarakat kembali mendapatkan kesempatan untuk memperoleh hadiah yang telah disiapkan.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Wahid Yulianto mengungkapkan secara umum, pihaknya sangat mengapresiasi setiap gelaran CFD. Ia melihat masyarakat selalu antusias mengikuti CFD. Termasuk kegiatannya pun semakin baik.

AKUSTIK: Masyarakat dihibur oleh Musik Akustik selama CFD berlangsung. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Namun, partisipasi masyarakat masih kurang. Kedepannya, hiburan saat CFD tidak hanya sebatas musik akustik saja. Penampilan lain juga bisa diberikan termasuk jika ada warga yang ingin menyumbang bakat mereka.

“Alhamdulillah, masyarakat selalu antusias setiap gelaran CFD. Mudah mudahan ini akan semakin baik ke depannya,”ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya berharap penataan ulang Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar areal GOR Unsur bisa segera dilakukan. Tentunya, penataan ini nantinya bakal melibatkan Satpol PP.

Penataan ini diharapkan bisa membuat tampilan CFD semakin baik. Dishub dan Satpol PP akan terus mengimbau dan bersosialisasi pada PKL setempat secara berkelanjutan setiap pekannya sehingga lebih tertata.

Saat ini lokasi di sebelah utara masih kosong. Sebab, selama ini PKL menempati areal selatan dari Gor setempat. Dengan penataan ini, maka masyarakat semakin nyaman dan juga pemandangan selama CFD menjadi lebih indah dan tertata rapi.

“Kalau keberadaan PKL tidak terkonsentrasi di satu titik maka akan lebih bagus. Sehingga tidak tampak menumpuk di satu lokasi saja,” pungkas Wahid. (riz/fun)