alexametrics
32.3 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Sepekan Aliran Air PDAM Kota Pasuruan Tak Lancar, Ini Penyebabnya

PANGGUNGREJO – Sejumlah warga di Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, mengeluhkan aliran air bersih yang tak normal. Sejak sepekan terakhir aliran air PDAM tidak lancar, sehingga banyak warga yang kesulitan mendapatkan air.

Salah seorang warga Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Mustofa, 31, mengatakan, air dari PDAM sudah tak mengalir sejak tiga hari lalu. Terutama, saat pagi hari hingga menjelang malam. “Tentu menyulitkan karena buat masak untuk buka kalau sore. Harus antre ambil air kalau sedang mati,” ujarnya.

Kasubbag Transmisi dan Distribusi PDAM Kota Pasuruan Khoirul Anwar mengatakan, aliran air yang tidak normal itu dikarena pompa air pada rumah produksi di sumber mata air Umbulan. “Selama ini Panggungrejo memang dialiri dari pompa turbin peninggalan Belanda,” ujarnya.

Karena kondisi pompa turbin yang menua, kata Khoirul, kemampuannya hanya bisa mensuplai sekitar 2.600 pelanggan. Sementara, kebutuhan yang mesti disuplai saat ini mencapai 3.500 pelanggan. “Jadi, pompa turbin itu tidak memenuhi untuk mengalir ke Panggungrejo. Karenanya, saat ini kami pasang pompa baru di Umbulan,” jelasnya.

Pemasangan pompa itu sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. Nantinya, pompa itu akan dioperasikan untuk mengalirkan air selama siang hari. Sementara malam harinya tetap menggunakan pompa turbin yang lama.

Pompa yang baru itu, kata Khoirul, bisa untuk menyuplai hingga 4.000 pelanggan. Sekarang masih dalam proses pemasangan. “Karena kan ini jaringan baru, harus membongkar yang lama, terus ngelas-ngelas untuk nyambung pipanya, ngeset tekanan jadi prosesnya agak lama,” ujarnya.

Khoirul menegaskan, pihaknya akan menyelesaikan pemasangan pipa itu sebelum Lebaran 1440 Hijriah. Sehingga, ribuan pelanggan di Kecamatan Panggungrejo tak kesulitan untuk mendapatkan air bersih. (tom/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Jembatan Kedungasem Dibangun, Jalan Nasional Ditutup 8 Bulan  

Ditargetkan pertengahan November 2020, kontrak pengerjaan pembangunan jembatan yang fondasinya ambrol tersebut bisa dimulai.

Usulan Tambahan Pupuk Subsidi Tunggu Kejelasan Realokasi Provinsi    

BANGIL, Radar Bromo–Masuk akhir Oktober, kuota sisa pupuk bersubsidi urea di Kabupaten Pasuruan tersisa 8 ribu ton. Saat ini Dinas Pertanian masih menunggu instruksi...

Pencairan DBHCHT di Kab Pasuruan Tersisa Rp 36 Miliar  

Sampai akhir Oktober ini, DBHCHT yang sudah masuk ke kabupaten setempat mencapai Rp 146 Miliar.

Muncul Banyak Pedagang Dadakan, Satpol PP Belum Bisa Usir Paksa

Mendekati Maulid Nabi, jumlah pedagang semakin banyak. Bahkan, tak sedikit yang lapaknya memakan bahu jalan dan membuat tenda semi permanen.

Mahasiswi asal Lumajang Polisikan Eeks Pacar usai Dianiaya-HP-nya Dirampas

Korban menjalin hubungan asmara dengan RV selama 3 tahun.