alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Tiga Raperda Non APBD Disahkan, Ini di Antaranya

BANGIL – Tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) non APBD Kabupaten Pasuruan disahkan menjadi perda, Kamis (31/01). Tiga perda ini menjadi perda terakhir yang disahkan sampai pemilihan legislatif pada 17 April mendatang.

Tiga perda tersebut adalah Perda RPJMD Kabupaten Pasuruan tahun 2018 – 2023. Perda tentang Perubahan atas Perda Nomor 2/2014 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan di UPTD Kesehatan Puskesmas dan UPTD Kesehatan Laboratorium Kesehatan Daerah. Dan ke tiga, Perda tentang Perubahan ke dua atas Perda Nomor 6/ 2015 tentang Pemerintahan Desa.

Sebelum disahkan, Pansus menyampaikan beberapa catatan tentang Perda RPJMD yang dibacakan Rohani Siswanto, anggota Pansus II. Dia mengemukakan beberapa poin agar Pemkab Pasuruan lebih berani dalam hal ketegasan hukum.

“Kami melihat tata ruang, terutama lemahnya proteksi terhadap alih fungsi lahan pertanian yang masif. Terutama di sepanjang jalan exit tol. Di sini, tanah pertanian produktif dijadikan lahan perumahan, pertokoan, ataupun pergudangan,” terangnya.

Penegakan hukum juga lemah dengan adanya pembiaran terhadap pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh industri. Menurutnya, hal ini berpengaruh terhadap kualitas air yang menyebabkan penurunan terhadap produksi pertanian dan perikanan di sekitarnya.

Komisi II juga memberikan masukan untuk program Satrya Emas Pemkab Pasuruan. Menurut Pansus II, perlu melibatkan orang-orang profesional dalam program Satrya Emas.

“Pansus II merekomendasikan agar Satrya Emas juga melibatkan kalangan profesional yang ahli di bidangnya. Di antaranya ahli produksi, pemasaran, IT, akses permodalan dan profesional lainnya untuk mendukung keberhasilan UMKM,” terangnya.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf pun menegaskan segera menindaklanjuti semua rekomendasi DPRD. “Pemkab Pasuruan akan segera menindaklanjuti terutama terkait penegakan hukum yang menjadi kewajiban kita semua. Terutama soal limbah dan tata ruang yang tidak sesuai akan kita tegakkan bersama-sama,” terangnya. (eka/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dua Dara Atlet Anggar Kota Probolinggo Incar Perunggu PON Pelajar

Dua atlet anggar Kota Probolinggo, sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti PON Pelajar 2021.

Stok Blangko E-KTP di Kab Pasuruan Dapat Tambahan 20 Ribu

Kabar gembira bagi warga Kabupaten Pasuruan yang hendak mengurus KTP elektronik (e-KTP).

Ketua Dewan Siap Jadi Orang Pertama Uji Coba Vaksin

Andi Suryanto Wibowo, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo mengaku siap menjadi orang pertama di Probolinggo yang divaksin Covid-19.

Sampai November Tangkapan Ikan di Kab Pasuruan Capai 12.716 Ton

Sempat lesu di semester pertama, tangkapan ikan nelayan di Kabupaten Pasuruan kembali bergairah di triwulan ketiga.

Klaim Temuan HIV-AIDS Kab Probolinggo Tahun 2020 Turun

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupten Probolinggo mengklaim temuan penderita HIV-AIDS 2020 menurun.