alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Disurvei 10 Ribu, Bantuan Jaringan Gas di 3 Kecamatan Hanya Disetujui Separo

KRAKSAAN – Tiga kecamatan sudah disurvei untuk pemasangan bantuan 10 ribu jarigan gas (Jargas) sambungan rumah tangga, tahun lalu. Setelah survei, ternyata bantuan yang disetujui hanya separonya.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam setempat Santoso. Menurutnya, bantuan Jargas yang akan diberikan tidak sesuai dengan yang awal. Awalnya saat disurvei bantuan yang akan diberikan sekitar 10 ribu jaringan.

“Setelah di survei tahun lalu itu, ternyata yang turun tidak 10 ribu. Tetapi hanya 5 ribu Jargas,” uangkapnya.

Lebih lanjut, Santoso menjelaskan, alasan turunnya bantuan itu tak lain karena anggaran. Sayang, Santoso tidak menjelaskan secara detail mengenai alasan anggaean yang dimaksud seperti apa. Pihaknya tetap menerima meskipun jumlah bantuan dikutangi.

“Tetap kami terima ini kan demi kemaslahatan masyarakat. Itu kan yang lebih tahu adalah pihak pusat, ” tuturnya.

Untuk lima ribu jargas itu akan dipasang di tiga kecamatan seperti yang telah di sepakati sebelumnya. Yaitu Kecamatan Tongas, Kecamatan Sumberaaih dan Kecamatan Dringu. Pemasangannya diperkiraan Maret mendatang.

“Insya Allah nanti akan dilakukan pemasangan pada Maret. Entah pertengahan atau awal bulan, kami masih belum tahu, ” ungkapnya.

Jargas sendiri jika telah terpasang dipastikan lebih murah dari pada elpiji bersubsidi. Menurutnya, masyarakat yang menerima bantuan itu tidak akan merugi. Apa lagi, pemasangannya dilajukan secara gratis oleh pemerintah pusat.

“Sudah tentu lebih murah dan aman. Perkiraan biaya untuk pemasanfan itu sekitar Rp 2,5 juta. Itu semua dananya dibantu oleh pemerintah pusat, ” jelasnya. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pendaftar Anugerah Kampung Hebat Membeludak

Antusiasme Rukun Tetangga (RT) di Kota Pasuruan, mengikuti Anugerah Kampung Hebat Tahun 2020, sangat terasa.

Karena Sukai Istri Korban, Tersangka Mau Bantu Gorok Leher Suami

Andik mau jadi eksekutor bukan hanya karena diminta oleh istri korban. Lebih dari itu, tersangka Andik memiliki perasaan suka pada Silvia.

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).