Razia Penyakit Masyarakat, Satpol PP Ciduk PSK dan Waria

PROBOLINGGO – Satpol PP menciduk 9 anak jalanan, dua remaja pesta miras, 4 PSK, dan seorang waria dalam razia Minggu (30/12) malam. Razia dilakukan aparat penegak perda itu untuk mengantisipasi malam tahun baru.

Sasaran pertama yang dituju oleh petugas yakni traffic light Randupangger dan Jl. Kyai Hasan Genggong. Dimana lokasi tersebut banyak anjal. Dari lokasi tersebut, petugas bergeser ke Stadion Bayuangga. Di sana petugas berhasil mengamankan 2 pemuda yang sedang pesta miras. Selanjutnya, petugas langsung menggelandangnya ke Mako Satpol PP setempat.

Kemudian, petugas menyisir kawasan alun-alun dan rel kereta api di sisi timur stasiun serta Jalur Lingkar Utara (JLU). Di tiga titik itu petugas tak menemukan target dari razia. Menginjak tengah malam, petugas kembali bergerak dengan sasaran waria serta PSK.

Lokasi pertama, yakni simpang empat Jl. Basuki Rahmad. Saat itu, petugas menemukan dua waria yang sedang mangkal. Sayangnya, ketika petugas tiba di lokasi, kedua waria itu langsung melarikan diri. Alhasil kedua waria lolos.

Selanjutnya, petugas bergeser ke belakang pos perlintasan kereta api. Sesampainya di lokasi, petugas langsung menyisir area persawahan yang diduga tempat PSK melayani pria hidung belang. Hasilnya, petugas menciduk 4 PSK yang bersembunyi di area persawahan.

Saat hendak kembali ke mako, petugas mendapat seorang waria yang sedang mangkal di ruko timur bioskop CGV. Kali ini petugas tak mau kecolongan, dengan sigap petugas langsung menciduk seorang waria tersebut.

Kasi Ops pada Satpol PP Kota Probolinggo Hendra Kusuma mengatakan, selain mengamankan anjal dan anak punk, juga menciduk pemuda pesta miras, PSK, dan waria, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni 1 botol miras, 1 plastik berisi lem, 1 botol kecil alkohol, serta 2 unit motor.

“Razia ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman menginjak pergantian tahun. Dan, razia ini akan terus dilakukan hingga pergantian tahun. Bahkan tak hanya itu, jika nantinya ada laporan, petugas akan siap untuk memberikan pelayanan,” terangnya. (rpd/fun)