Kemiskinan yang Tergadaikan

Kemiskinan yang Tergadaikan

Oleh: Ardani HK PLASTIK hitam berisi beras dan minyak goreng itu tetap teronggok di belakang pintu. Di sampingnya, ada sekilo telur ayam. Mamak terus menatap kedua bungkusan tersebut, dan menggenggam erat sebuah amplop. Aku tak berani melihat matanya yang mengkilat marah. Lebih baik aku ke belakang, hendak ke ladang. Ah, sebenarnya tanah ini tak pantas disebut ladang. Luasnya tak seperti petakan tanah milik Wak Dar atau yang lain. Ladang ini hanya terisi sekitar dua puluh…

Selengkapnya...

Aku dan Ayah

Aku dan Ayah

Oleh: Tomi Wibisono   INI Probolinggo, sebuah kota kecil yang terletak di ujung timur Jawa Timur yang asri. Tak ada pertambangan besar, tak banyak industri megah. Tak seperti tetangganya Pasuruan, yang industri mebel terkenal se-Nusantara. Atau tetangga satunya lagi, Jember yang banyak perguruan tinggi negerinya. Di Probolinggo hanya ada beberapa perguruan tinggi dan belum ada yang negeri. Mungkin objek wisatanya yang menjadikan kota ini dikenal banyak orang. Seperti wisata Gunung Bromo yang memikat perhatian para…

Selengkapnya...

Mbok Sumber

Mbok Sumber

MBOK Sumber masih bisa merasakan bagaimana ketika desiran-desiran hangat itu tiba-tiba muncul lalu merambat ke sekujur tubuhnya. Dadanya bahkan berdetak keras ketika telinganya menangkap suara erangan lirih dari kamar sebelah yang timbul tenggelam di tengah heningnya malam. Kamar anak keempatnya, pengantin baru. * * * Mulanya suara itu hanya seperti keresek hewan ternak yang tengah merumput di rerimbun pohon pisang. Sebelum kemudian terdengar cekikikan yang berganti-ganti, hingga kemudian tiba-tiba saja mereka bubar melarikan diri, sebelum…

Selengkapnya...

Calon Serigala

Calon Serigala

MUDAKIR menyuruhku berbaring di meja dapur. Ia lipat bagian bawah kausku untuk melihat permukaan perutku. Basah dan gatal. Tetapi Mudakir bilang, tidak ada masalah. Bangkai anjing yang kusimpan dalam perut malam ini kelak akan keluar dalam wujud serigala. “Boleh jadi dia langsung lapar. Tetapi, bisa juga tidak seketika lapar dan mencari induknya. Jika itu yang terjadi, buat dia mengira kamu induknya,” kata Mudakir. “Kalau lapar?” “Beri makan!” Mudakir menjelaskan beberapa peraturan. Pertama, ia tidak mau…

Selengkapnya...

Talak Dimalam Takbiran

Talak Dimalam Takbiran

Suara takbiran, letusan mercon dan derung motor di jalan, meningkahi obrolan kami di ruang tamu. Para tetangga mulai silih berganti datang berhalal bihalal, karena besok mungkin akan langsung mudik begitu usai sholat Id. Belum pamit tamu satunya, di pintu sudah muncul tamu lain. Maka rumahku begitu riuh.  Obrolan dan kelakar bersahutan penuh kegembiraan. Para tamu perempuan langsung menuju ruang tengah. Lebih riuh lagi berbasa-basi dengan istri dan anak-anakku. Para bocah ribut berebutan amplop yang dibagikan…

Selengkapnya...
1 2