BANGIL, Radar Bromo - Kabar duka menyelimuti ruas Tol Gempol-Pasuruan (Gempas) pada Sabtu (17/5) dini hari.
Sebuah kecelakaan maut terjadi di KM 784.800 jalur B, merenggut nyawa dua penumpang mobil Avanza bernopol N 1385 AAM.
Tabrakan beruntun ini, melibatkan sebuah kendaraan misterius yang kini raib dari lokasi kejadian.
Panit PJR Jatim 3 Ipda Ridho Pramana menyebutkan, insiden tragis tersebut, terjadi sekitar pukul 04.00.
Mobil Avanza yang melaju kencang dari arah Probolinggo menuju Malang, tiba-tiba dihantam dari belakang oleh kendaraan yang belum teridentifikasi.
Diduga, kendaraan tak dikenal itu, berpindah lajur dari kiri ke kanan secara mendadak.
Sehingga, membuat pengemudi Avanza, Bayu Kristiawan, 30, tak mampu menghindar.
“Tiba-tiba, kendaraan yang tidak diketahui identitasnya itu pindah lajur dari lambat ke cepat. Karena jaraknya terlalu dekat, mobil Avanza menabraknya dari belakang,” ungkap Ipda Ridho.
Benturan keras itu, membuat Avanza oleng ke kiri, menghantam guardrail sebelum akhirnya terhenti di bahu jalan menghadap barat.
Kondisi lalu lintas saat kejadian, dilaporkan landai dan lancar, dengan cuaca cerah. Namun, nasib berkata lain bagi para penumpang Avanza.
Dua nyawa tak tertolong dalam kecelakaan nahas ini. Mereka adalah DJP, bocah perempuan berusia 12 tahun, dan Winda Wulandari, 29.
Sementara itu, pengemudi Avanza, Bayu Kristiawan, hanya mengalami luka ringan di bagian mata.
Empat penumpang lainnya mengalami nasib berbeda. Arum Rumpiyana, 30, dan Au, 2 selamat tanpa luka, Jumaiyah, 47, menderita luka ringan di pelipis, namun Candra, 31, mengalami luka berat yang membuatnya kritis.
“Analisis awal, kami menduga kuat kecelakaan ini disebabkan oleh kurangnya kehati-hatian dan jaga jarak aman dari pengemudi,” katanya.
Namun, keberadaan kendaraan misterius yang diduga menjadi penyebab utama tabrakan, masih dalam penyelidikan.
Petugas PJR 313 yang tiba di lokasi bersama pihak pengelola Tol Gempas, langsung melakukan pengaturan lalu lintas, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan mendokumentasikan setiap detail.
“Kami juga kumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mendalami kasus kecelakaan ini,” imbuhnya.
Petugas di lokasi tidak menemukan kendaraan yang ditabraknya. Diduga kendaraan tersebut terus berjalan.
Hal ini menyulitkan identifikasi terhadap kendaraan penyebab kecelakaan.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait kendaraan misterius tersebut.
“Kami akan mencari keterangan dari saksi dan rekaman CCTV tol, untuk mengetahui identitas kendaraan yang terlibat,” ujar Ridho.
Adapun bangkai Avanza yang ringsek, kemudian dievakuasi ke Pos PJR Rembang.
Sementara kasus ini, dilimpahkan ke Unit Laka Polres Pasuruan Kabupaten untuk penyelidikan lebih lanjut. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin