alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Tersisa Rehab 534 RTLH Belum Rampung di Kab Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo – Sebanyak 2 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan bakal dibedah tahun ini. Namun, hingga mendekati akhir tahun, belum seluruhnya RTLH tersebut rampung dikerjakan.

Masih ada ratusan rumah yang belum diselesaikan. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Hari Aprianto mengatakan, proses pembangunan RTLH masih berjalan. Meski belum sepenuhnya terselesaikan, ia meyakinkan hampir tidak ada kendala berarti.

Hanya memang, kendala pada pencairan dana sempat melanda. Namun, persoalan tersebut, sudah teratasi. “Dananya sudah digulirkan seluruhnya,” kata Hari.

Menurut Hari, setidaknya ada anggaran Rp 30 Miliar yang digulirkan untuk program RTLH tersebut. Dana itu digunakan untuk membenahi 2 ribu unit rumah tak layak ditinggali.

Dari jumlah tersebut, sudah 1.466 unit yang dirampungkan. Selebihnya, masih dalam pengerjaan. “Masih tersisa 534 unit rumah yang tengah dalam pengerjaan,” tambahnya.

Hari meyakinkan, ratusan rumah tersebut bisa dituntaskan tahun ini. Sebab, masih cukup waktu dalam pengerjaannya. “Waktunya sampai Desember. Masih ada kecukupan waktu untuk menyelesaikannya,” sambungnya.

Seperti yang diketahui, untuk bedah RTLH tahun ini ada dua program. Yakni dari APBD yang menargetkan 2 ribu rumah dan dari pemerintah pusat.

Untuk dari pemerintah pusat, total ada 381 RTLH yang direhab. Sebanyak 171 di antaranya merupakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR. Sementara 210 unit dari DAK 2020.

Untuk bantuan dari pemerintah pusat, tiap rumah dianggarkan Rp 17,5 juta. Anggaran itu lebih besar dari bantuan rehab dari APBD yang hanya dijatah Rp 15 juta.

Bedah rumah tersebut ditujukan untuk mendorong kepemilikan hunian bagi masyarakat miskin. Supaya, hunian yang mereka miliki, bisa lebih layak untuk ditempati. (one/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.