alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Rencana Sudetan-Normalisasi di Kali Masangan Bangil Terkendala Ini

BANGIL, Radar Bromo – Pendangkalan sungai Masangan, Kecamatan Bangil, memicu kekhawatiran warga. Pasalnya, dangkalnya sungai setempat, bisa memicu risiko banjir.

Hal inilah yang membuat warga mendesak agar adanya normalisasi. Selain itu, warga juga meminta pembangunan sudetan ke Sungai Kedunglarangan. Sehingga ketika penghujan, air sungai tidak sampai meluap.

Desakan tersebut seperti yang disampaikan Sukisno, Kasun Masangan. Ia menyampaikan, pendangkalan Sungai Masangan bisa memicu masalah. Apalagi musim penghujan akan tiba. “Bila tidak diatasi, risiko banjir akan kembali muncul seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkap dia.

Ia menambahkan, pihaknya sudah mengusulkan untuk pembuatan sudetan. Hanya saja, sampai saat ini rencana itu masih belum terealisasi.

Karena itu, pihaknya juga berharap, agar ada normalisasi. Sehingga, pendangkalan yang terjadi, bisa teratasi. “Kami harap ada normalisasi, sehingga sungai Masangan bisa lebih dalam dan daya tampung airnya meningkat,” sambung dia.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Misbah Zunib menguraikan, pembangunan sudetan belum bisa dilakukan. Sebab, berkaitan dengan lahan dan anggaran.

Untuk normalisasi sendiri, sebenarnya alat yang dimiliki sempat dikerahkan ke Sungai Masangan. Namun, sulit dioperasionalkan dengan baik, karena terkendala medan.

“Kawasan setempat padat penduduk. Sehingga, sulit alat berat untuk masuk. Ini yang membuat normalisasi di sungai setempat sulit dilakukan. Apalagi, kami belum memiliki alat eskavator amphibi,” jelasnya. (one/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.