Atap Kantor DPRD Kab Pasuruan Bolong-bolong

BANGIL, Radar Bromo – Megahnya kantor DPRD Kabupaten Pasuruan dari luar, tak sebanding dengan kondisinya dari dalam. Sebab, kondisi di dalam ruangan kantor wakil rakyat itu banyak ditemui kerusakan.

Khususnya untuk bagian atapnya. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, atap kantor dewan banyak didapati lubang-lubang. Lubang itu dari kerusakan plafon.

Seperti yang terdapat di atap lantai dua, tak jauh dari pintu masuk ruang paripurna. Atap gedung tersebut menganga lantaran jebolnya plafon.

Padahal, gedung setempat ada biaya pemeliharaan setiap tahunnya. Dananya pun besar, mencapai lebih dari Rp 100 juta per tahun.

Terkait kondisi itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengungkapkan, gedung dewan itu memang sudah lama dibangun, sekitar 2003 lalu. Selama itu, belum ada pembaharuan khususnya untuk atap bagian lantai dua.

Ia menambahkan, rehab kantor dewan memang dilakukan tahun 2019. Hanya saja, rehab atap yang dilakukan tidak menyeluruh. “Sebagian memang sudah direhab. Tapi, belum menyeluruh,” ulasnya.

Ia menambahkan, tahun ini memang ada beberapa kegiatan pembenahan. Tapi, pihaknya tidak memastikan, apakah hal itu termasuk untuk atap.

“Kalaupun tidak masuk rehab tahun ini, kan bisa dibenahi melalui pemeliharaan. Biar nantinya ditangani bagian Sekwan,” jelasnya. (one/mie)