alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Diduga Dipicu Bediang, Rumah Warga di Kalianyar Bangil Dilalap Api

BANGIL, Radar Bromo-Suasana tenang di Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, pagi Kamis (29/10), berubah jadi panik. Itu terjadi, setelah rumah salah satu warga setempat terbakar.

Kobaran api itu membakar rumah milik Suwari, 60, warga setempat.  Kejadiannya berlangsung sekitar pukul 06.55.

Menurut Agung, salah saru warga Kalianyar, kejadian itu bermula saat Suwari, pemilik rumah pergi ke tambak di wilayah Kalianyar. Kebetulan, istrinya, Sugiani, menyusul untuk mengirimkan makanan kepada Suwari di tambak.

Saat rumah dalam keadaan sepi itu, tiba-tiba asap membumbung tinggi. Kepulan asap itu, diiringi kobaran api di bagian belakang rumah korban. “Rumah dalam keadaan sepi, karena pemiliknya sedang ke tambak,” ujar Agung.

Agung menambahkan, kebakaran itu memicu kepanikan. Warga yang menyaksikan, berusaha untuk memadamkan api. Mereka menggunakan alat seadanya, untuk menyiramkan air ke api.

Upaya pemadaman tersebut membuahkan hasil selama kurang lebih satu jam kemudian. Itu setelah tim pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Pasuruan, datang untuk menyemprotkan air ke titik-titik api. “Sekitar pukul 08.00 api berhasil dipadamkan,” sampainya.

Agung menduga, kebakaran itu dipicu sisa pembakaran bediang yang ada di kandang. Bediang tersebut ditinggal setelah dirasa telah padam sepenuhnya.

“Kobaran api bermula dari kandang di belakang rumah korban dan merembet ke bagian belakang rumahnya. Saya sempat tanya kepemiliknya, kalau saat itu habis bakar-bakar bediang (semacam api unggun, red) untuk mengusir nyamuk. Tadi katanya sudah dimatikan. Tapi tidak tahu kok masih menyala hingga terjadi kebakaran,” beber Agung.

Imbas kejadian tersebut, korban merugi hingga kisaran Rp 20 juta. Bukan hanya kandang kambingnya yang terbakar. Tetapi rumah bagian belakangnya juga hangus dilalap jago merah.

Kepala UPTD Damkar Kabupaten Pasuruan, Ruspandi menjelaskan, pihaknya mengerahkan satu unit mobil damkar untuk menjinakkan api. Pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran itu. (one/mie)

 

 

 

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.