alexametrics
31C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Rehab Jln Kartini Bangil Molor, Terganjal Pengadaan Aspal Karet

BANGIL, Radar Bromo-Rencana perbaikan ruas Jalan Kartini, Bangil, Kabupaten Pasuruan, molor dari rencana semula. Kondisi ini disebabkan pengadaan aspal karet yang belum juga berhasil diperoleh oleh pihak pelaksana. Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII berharap, selambat-lambatnya akhir September ini pengerjaan sudah dimulai.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII wilayah Gempol Pasuruan Probolinggo Rudy Napitupulu mengungkapkan, awalnya pihak Balai Besar menargetkan akhir pekan ini ruas jalan Bangil mulai digarap. Pihak pelaksana sendiri sudah menyanggupi hal itu.

Beberapa waktu lalu, uji spesifikasi untuk material aspal karet yang digunakan juga sudah turun. Namun, ternyata target itu meleset. Pengadaan material aspal karet untuk pengerjaan ruas jalan Bangil belum tersedia.

Pihak pelaksana belum berhasil mendspatkan spesifikasi material aspal karet sesuai dengan hasil uji laboratorium. Sehingga, pelaksanaan rigid itu pun dipastikan mundur dari rencana semula.

Pengerjaan rehab jalan kartini sendiri dilakukan sepanjang sekitar 400 meter. Dengan mengganti aspal lama menggunakan aspal karet.

“Pengadaan aspal karetnya belum berhasil diperoleh pelaksana. Sebab, material ini harus sesuai uji lab. Jadi, saat rampung nantinya, ketahanannya sesuai dan tidak mudah rusak,” ungkap Rudy.

Ia menjelaskan, sebenarnya kontrak pengerjaan ruas jalan nasional tahun ini sampai akhir Desember. Namun, pihak Balai Besar berharap proyek ini sudah rampung sebelum itu. Sehingga, saat libur Natal mendatang, jalan sudah bisa difungsikan secara penuh.

“Kami targetkan paling lambat akhir September sudah bisa dimulai. Pengerjaannya bisa memakan waktu sekitar satu hingga dua pekan. Semoga tidak ada kendala lagi, sehingga bisa segera rampung,” harap Rudy.

Tahun ini Balai Besar sendiri menggarap 4 rehab jalan nasional di wilayah Pasuruan-Probolinggo. Selain rehab Jalan Kartini Bangil, juga ada rehab Jalan Raya Gempol sampai batas kota Bangil, sepanjang 400 meter. Penanganannya dengan mengganti aspal lama menggunakan beton.

Kemudian, Jalan Hamka Probolinggo sepanjang 2,8 kilometer dengan mengganti aspal lama dengan beton. Serta Jalan Laweyan Sukapura sepanjang 400 meter dengan aspal karet.

Dari empat proyek fisik itu, dua di antaranya yakni ruas Jalan Gempol Bangil dan Jalan Hamka sudah rampung. Namun, ia optimistis semua ruas jalan ini bisa rampung sebelum kontrak berakhir. (riz/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU