alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Segera Bangun 452 Rumah Tidak Layak Huni di Kab Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan segera membangun 452 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Pembangunan ratusan RTLH lainnya masih menunggu kucuran anggaran dari perubahan APBD 2022.

Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron menyampaikan itu di sela-sela sosialisasi pelaksanaan RTLH di Kantor Kecamatan Bangil kemarin (28/7). Menurut Gus Mujib, panggilan wakil bupati, ada 1.174 unit RTLH yang diproyeksikan memperoleh bantuan pembangunan pada tahun ini. Pemkab Pasuruan mengalokasikan dana sekitar Rp 17,6 miliar dari APBD 2022.  Hanya, tidak semuanya bisa dibangun segera. Sebagian pembangunan akan direalisasikan setelah perubahan anggaran daerah.

Gus Mujib menyebutkan, 452 unit RTLH sudah siap dibangun. Ratusan rumah tersebut dinyatakan lolos verifikasi dan dianggap memenuhi persyaratan. Pada Agustus ini, pengerjaan dimulai. Sementara itu, 772 unit lainnya harus diusulkan ulang. Sebab, calon penerima bantuan dianggap tidak memenuhi syarat. Misalnya, rumah ternyata sudah dibangun.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Tridjono Isdijanto menyampaikan, ada 452 unit RTLH yang dianggap memenuhi persyaratan dan segera dibangun Agustus mendatang.

”Saat ini, sosialisasi untuk penerima bantuan. Selanjutnya, dana akan dicairkan via rekening. Diharapkan sudah bisa mulai pengerjaannya Agustus,” ujarnya.

Sisanya menunggu perubahan APBD 2022. Calon penerima yang dianggap tidak layak akan dialihkan ke nama-nama baru hasil verifikasi lagi. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan segera membangun 452 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Pembangunan ratusan RTLH lainnya masih menunggu kucuran anggaran dari perubahan APBD 2022.

Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron menyampaikan itu di sela-sela sosialisasi pelaksanaan RTLH di Kantor Kecamatan Bangil kemarin (28/7). Menurut Gus Mujib, panggilan wakil bupati, ada 1.174 unit RTLH yang diproyeksikan memperoleh bantuan pembangunan pada tahun ini. Pemkab Pasuruan mengalokasikan dana sekitar Rp 17,6 miliar dari APBD 2022.  Hanya, tidak semuanya bisa dibangun segera. Sebagian pembangunan akan direalisasikan setelah perubahan anggaran daerah.

Gus Mujib menyebutkan, 452 unit RTLH sudah siap dibangun. Ratusan rumah tersebut dinyatakan lolos verifikasi dan dianggap memenuhi persyaratan. Pada Agustus ini, pengerjaan dimulai. Sementara itu, 772 unit lainnya harus diusulkan ulang. Sebab, calon penerima bantuan dianggap tidak memenuhi syarat. Misalnya, rumah ternyata sudah dibangun.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Tridjono Isdijanto menyampaikan, ada 452 unit RTLH yang dianggap memenuhi persyaratan dan segera dibangun Agustus mendatang.

”Saat ini, sosialisasi untuk penerima bantuan. Selanjutnya, dana akan dicairkan via rekening. Diharapkan sudah bisa mulai pengerjaannya Agustus,” ujarnya.

Sisanya menunggu perubahan APBD 2022. Calon penerima yang dianggap tidak layak akan dialihkan ke nama-nama baru hasil verifikasi lagi. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/