alexametrics
25C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Dinaikkan di P-APBD, Target PBB-P2 di Kab Pasuruan Sudah Terlampaui

PURWOREJO, Radar Bromo – Target penerimaan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pasuruan dinaikkan di Perubahan APBD (P-APBD). Meski begitu, sejauh ini target itu sudah terlampaui.

Kabid Pengendalian, Penagihan dan Pengembangan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan Fathurrahman mengatakan, untuk target PBB tahun ini sejatinya hanya Rp 52,7 Miliar.

Target itu jauh dari target dan realisasi tahun lalu. Sebab, target itu keluar setelah pandemi Covid-19 merebak. Awalnya, dikhawatirkan kondisi pandemi mempengaruhi penerimaan PBB-P2.

Namun melihat situasi perkembangan di lapangan. Target tersebut dievaluasi kembali dalam Perubahan APBD kemarin.

“Dari yang awal target hanya Rp 52,7 Miliar. Kemudian melihat perkembangan di lapangan akhirnya target dinaikkan menjadi Rp 67 Miliar,” terang Fathurrahman.

Jumlah target ini dikatakan masih lebih kecil dibandingkan tahun 2019 lalu. Yakni mencapai Rp 70 Miliar. Realisasinya, mencapai Rp 71,1 Miliar.

Fathur menyebut, di tengah Pandemi Covid-19, situasi yang terbatas membuat penagihan kurang bisa maksimal. Di awal pandemi lalu, sosialiasi pembayaran PBB sampai penagihan memang sempat kesulitan dilakukan.

Sejak Oktober lalu, petugas memang lebih intens melakukan penagihan. Terutama ke desa-desa yang realisasinya kurang dari 50 persen.

“Setelah dari petugas lebih intens, penerimaan PBB menjadi lebih baik lagi. Bahkan tercatat sampai hari ini (kemarin) sudah mencapai Rp 69,4 Miliar atau 100,3 persen dari target,” terangnya.

Dari jumlah tersebut tercatat sudah ada 3 Kecamatan yang realisasi pembayarannya 100 persen. Yakni Kecamatan Winongan, Tosari dan Lekok.

Untuk Desa yang lunas 100 persen, sudah ada 69 Desa.

Dengan realisasi sementara ini, dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan optimistis penerimaan bisa meningkat lagi sampai Desember mendatang. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU