alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Tak Ada Lagi Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Hotel Kab Pasuruan    

BANGIL, Radar Bromo–Jumlah pasien korona di Kabupaten Pasuruan mulai terkendali. Saat ini, pemkab setempat memastikan jumlah penderitan korona yang menjalani isolasi, menurun. Bahkan, hotel-hotel yang sempat menampung pasien korona, sekarang sudah tidak ada lagi.

Hal itu disampaikan Sekda Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya. Ia menyampaikan, tingkat kesembuhan pasien korona di wilayah Kabupaten Pasuruan cukup tinggi. Bahkan, Kabupaten Pasuruan saat ini, sudah masuk zona kuning.

Berdasarkan data 26 Oktober 2020 kemarin misalnya. Jumlah pasien yang terkonfirmasi korona, mencapai 1.581 orang. Dari jumlah itu, 1.351 orang dinyatakan sembuh. Dari jumlah itu, sebanyak 75 orang dirawat di RSUD Bangil dan RSUD Grati. Sementara, 2 orang menjalani isolasi di SKB Pandaan.

Jumlah tersebut, belum termasuk pasien yang suspect dan harus menjalani masa isolasi di rumah sakit Bangil dan Grati. Tak kurang ada 51 orang yang dinyatakan suspect. “Kabupaten Pasuruan saat ini, sudah masuk zona kuning. Salah satunya, dipengaruhi banyaknya pasien sembuh,” sampainya.

Anang menambahkan, kondisi itu pula, berdampak terhadap tempat-tempat isolasi yang selama ini ditempati pasien korona. Seperti yang diketahui, ada beberapa tempat yang dijadikan sarana isolasi bagi penderita korona.

Selain SKB Pandaan dan BLK Rejoso, ada hotel-hotel yang digandeng untuk menjadi tempat isolasi bagi penderita korona. Anang mencatat, ada setidaknya tiga hotel yang sempat digandeng untuk menjadi sarana isolasi bagi penderita korona.

Selain Hotel Ina, ada pula Hotel Pinus serta Permata Biru. Setiap hotel, masing-masing memiliki tempat isolasi hingga 60 kamar. Namun sekarang, masing-masing hotel itu, kosong dari pasien korona.

“Bahkan untuk Ina ataupun Pinus, sudah lama. Sementara untuk Permata Biru, baru-baru ini kosong. Bahkan, sudah dilakukan cleaning di setiap kamarnya, agar terbebas dari korona,” bebernya. (one/mie)

 

 

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.