alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Irigasi di Kedungbanteng Dikeruk untuk Pengairan dan Cegah Banjir

BANGIL, Radar Bromo – Pengerukan jaringan irigasi terus berlangsung. Normalisasi ini dilakukan agar sungai dan saluran berfungsi dengan baik. Selain mengairi sawah, jaringan irigasi itu juga berfungsi mencegah banjir.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Misbah Zunib menyebutkan, setidaknya ada 20 hingga 30 jaringan irigasi yang dikeruk tahun ini. Pengerukan dilakukan terhadap jaringan irigasi yang mengalami pendangkalan. Selain menghambat aliran air, pendangkalan bisa memicu banjir.

Sejauh ini, lanjut Misbah, memang belum semua pengerukan bisa direalisasikan. Baru 10 titik yang dikeruk. Di antaranya, jaringan irigasi Kendal, Desa Kedungboto, Kecamatan Beji;, jaringan irigasi Pasinan, Desa/Kecamatan Beji; Sungai Pejangkungan, Kecamatan Rembang; Sungai Tambakan, Kecamatan Bangil; serta jaringan irigasi di Pulokerto, Kecamatan Kraton.

Ada pula jaringan irigasi di Cangkringmalang, Kecamatan Beji; Desa Gading, Kecamatan Winongan; Kedungbanteng, Kecamatan Rembang; dan Kalipang, Kecamatan Grati.

Pengerukan pernah terkendala sampah yang menumpuk. Medan juga sulit dilalui kendaraan berat. ”Tapi, kendala masih bisa diatasi,” pungkasnya. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Pengerukan jaringan irigasi terus berlangsung. Normalisasi ini dilakukan agar sungai dan saluran berfungsi dengan baik. Selain mengairi sawah, jaringan irigasi itu juga berfungsi mencegah banjir.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Misbah Zunib menyebutkan, setidaknya ada 20 hingga 30 jaringan irigasi yang dikeruk tahun ini. Pengerukan dilakukan terhadap jaringan irigasi yang mengalami pendangkalan. Selain menghambat aliran air, pendangkalan bisa memicu banjir.

Sejauh ini, lanjut Misbah, memang belum semua pengerukan bisa direalisasikan. Baru 10 titik yang dikeruk. Di antaranya, jaringan irigasi Kendal, Desa Kedungboto, Kecamatan Beji;, jaringan irigasi Pasinan, Desa/Kecamatan Beji; Sungai Pejangkungan, Kecamatan Rembang; Sungai Tambakan, Kecamatan Bangil; serta jaringan irigasi di Pulokerto, Kecamatan Kraton.

Ada pula jaringan irigasi di Cangkringmalang, Kecamatan Beji; Desa Gading, Kecamatan Winongan; Kedungbanteng, Kecamatan Rembang; dan Kalipang, Kecamatan Grati.

Pengerukan pernah terkendala sampah yang menumpuk. Medan juga sulit dilalui kendaraan berat. ”Tapi, kendala masih bisa diatasi,” pungkasnya. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/