Sidak Hewan Kurban di Kab Pasuruan, Ini Hasilnya

BANGIL, Radar Bromo – Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan seolah tak mau kecolongan dengan munculnya pedagang hewan kurban dadakan. Untuk memastikan hewan-hewan kurban yang dijual sehat, pengecekan pun dilakukan.

Sejumlah tempat yang memperdagangkan hewan kurban dadakan diperiksa kemarin (27/7). Tidak hanya di wilayah Bangil, tetapi juga di wilayah Pandaan. Pengecekan kesehatan tersebut mencakup kondisi fisik hewan. Seperti mata ataupun mulutnya. Dari pengecekan itu, petugas memastikan belum ada temuan hewan kurban yang sakit.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan Ainur Alfiah mengungkapkan, pengecekan hewan kurban itu dilakukan seiring dengan semakin merebaknya pedagang hewan kurban dadakan di Kabupaten Pasuruan. Ia tak menginginkan pembeli mendapatkan hewan kurban yang sakit untuk disembelih saat Idul Adha nantinya. Karena bisa saja berdampak kepada orang yang mengonsumsinya.

“Karena itulah, kami melakukan pengecekan ini untuk memastikan tidak ada hewan kurban yang sakit,” beber Alfiah-sapaannya.

Pengecekan tersebut tidak hanya pada kesehatan hewan. Menurut Alfiah, pengecekan hewan kurban juga dilakukan terhadap usianya. Karena jangan sampai, hewan yang dijadikan kurban masih muda.

“Kami sudah periksa, beberapa hewan kurban yang dijual pedagang. Selain kondisinya tampak sehat, juga belum ada yang ditemukan masih muda. Artinya, hewan yang dijual pedagang aman untuk dikurbankan,” sambungnya.

Menurut Alfiah, kegiatan tersebut akan digelar rutin hingga menjelang Idul Adha. Hal ini untuk menjamin tidak adanya hewan kurban yang sakit ataupun masih muda diperdagangkan untuk dijadikan kurban. (one/mie)