alexametrics
25.8 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Polemik Ujian Perangkat Desa Ngerong, Dewan Tunggu Ini

BANGIL, Radar Bromo – Polemik pelaksanaan tes ujian perangkat Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, masih belum berakhir. Bahkan, ketika sampai di meja legislatif sekalipun.

Pasalnya, belum ada keputusan yang diambil legislatif atas persoalan yang terjadi di Desa Ngerong tersebut. Dewan memilih untuk mempending pertemuan, dengan beberapa pertimbangan.

Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Eko Suryono menguraikan, ada beberapa permohonan yang diajukan warga yang mengatasnamakan diri sebagai Kelompok Masyarakat Desa Ngerong Peduli Keadilan di hadapan legislatif Senin (26/10).

Salah satunya, meminta pengusutan secara tuntas permasalahan yang ada di desa setempat, berkaitan dengan pelaksanaan ujian tes aparatur Desa Ngerong, Kecamatan Gempol.

Selain itu, juga mendorong agar Bupati Pasuruan memberikan sanksi terhadap pihak-pihak yang terindikasi berbuat curang, juga meminta agar Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan merekomendasikan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti pengaduan perbuatan dugaan kecurangan dan monitoring atas penegakan hukum tersebut.

Hanya saja, dalam pertemuan itu, pihak legislatif belum bisa memberikan keputusan. Sebab, masih dibutuhkan pendalaman. Termasuk memintai keterangan dari pihak ketua panitia, yang kebetulan tidak hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami akhirnya memilih mempending pertemuan tersebut. Karena, masih perlu mengklarifikasi pihak-pihak terkait. Termasuk ketua panitia yang belum hadir, karena sakit,” jelasnya.

Eko menambahkan, Kelompok Masyarakat Desa Ngerong Peduli Keadilan memang mengadukan kejanggalan akan penjaringan aparatur desa setempat. Salah satunya, berkaitan dengan penilaian peserta yang dianggap ada kejanggalan.

“Tapi, kami sudah konfirmasi ke pihak kepala desa maupun pihak universitas. Mereka menganggap, sudah menjalankan sesuai ketentuan. Tinggal kemudian, kami konfirmasi ke panitia. Hanya saja, pihak panitia, belum lengkap. Karena ketuanya tidak hadir. Jadi, kami memilih untuk mempending pertemuan ini, untuk kemudian menghadirkan pihak ketua panitia dalam pertemuan berikutnya,” beber Eko yang belum menyebutkan kapan pertemuan lanjutan tersebut.

Dalam hearing tersebut, sejumlah pihak memang hadir. Selain koordinator warga, Gunawan, juga ada Kepala Desa Ngerong, Jemik Sadiman; Camat Gempol, Nur Cholis serta panitia.

Hanya saja, pertemuan tersebut, belum ada keputusan. Karena, pihak komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, masih membutuhkan pendalaman untuk memberikan rekomendasi. Serta, masih perlu menghadirkan ketua panitia, Ahmad Roji. (one/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR