Sementara, Stop Retribusi di Tiga Terminal Tipe C Kab Pasuruan  

BANGIL, Radar Bromo–Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Pasuruan dari retribusi terminal, kemungkinkan sulit terpenuhi. Sebab, saat ini pemungutan retribusi dari tiga terminal tipe C dihentikan.

Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa menyampaikan, target pendapatan retribusi terminal tipe C di Kabupaten Pasuruan mencapai Rp 20 juta. Perolehan tersebut didapatkan dari pemungutan retribusi kendaraan yang masuk terminal tipe C.

Ada tiga kantong pungutan tersebut. Selain di Subterminal Pasar Bangil, ada pula di Pasrepan dan juga Wonorejo. Namun, target tersebut dimungkinkan akan sulit direalisasikan.

Menyusul penghentian pemungutan retribusi kepada kendaraan. “Sejak tiga hari terakhir, kami lakukan penyetopan pemungutan retribusi kendaraan di terminal tipe C,” kata Kabid Dalops Dishub Kabupaten Pasuruan Abu Hasan.

Penghentian tersebut tak lepas dari merebaknya virus korona secara global. Hal ini membuat lembaganya mengeluarkan kebijakan. Kebijakan yang dimaksud berupa tidak melakukan pemungutan retribusi untuk layanan terminal tipe C. “Kebijakan ini kami keluarkan seiring dengan pandemik virus korona. Sampai kapan? Kami belum bisa pastikan,” sambungnya.

Agus menambahkan, kebijakan tersebut memang berdampak terhadap target PAD dari retribusi ataupun layanan terminal tipe C. Sebab, meski terbilang rendah, nilai Rp 20 juta itu cukup memberatkan jika ditinjau dengan kondisi tersebut. “Makanya, kami akan lakukan penyesuaian di P-APBD (Perubahan APBD) 2020,” bebernya. (one/mie)