alexametrics
27.8 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

117 Ribu Penerima BPNT di Kab Pasuruan Sudah Mencairkan

BANGIL, Radar Bromo – Pencairan program sembako atau dikenal dengan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) di Kabupaten Pasuruan, sampai Selasa (25/2) sudah dicairkan oleh 117.068 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah ini naik dari penerima akhir tahun lalu yang hanya 87.286 KPM.

Dian Puspawati, kabid Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan pada Dinsos setempat mengatakan, per awal tahun ini memang ada tambahan penerima bantuan sebesar 45.733 KPM. Tambahan tersebut dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang tahun ini juga diberikan program sembako.

“Di tahun 2020 ini untuk program sembako ada tambahan sebesar 45.733 penerima. Tambahan penerima ini dari PKH yang juga diberikan program sembako,” terang Dian.

Namun, tercatat sampai Selasa (25/2) masih 117.068 KPM yang sudah mencairkan program sembakonya. Dian mengatakan, untuk data setiap bulan memang akan berubah. Ini, lantaran tak semua KPM memang mencairkan dananya bulan tersebut ada juga yang dirapel di bulan berikutnya.

Untuk bulan Februari ini, penerima program sembako mendapatkan bantuan pangan sebesar Rp 150 ribu per bulan naik dari tahun lalu yang hanya Rp 110 ribu. Dari Rp 150 ribu, penerima bisa menukarkan dengan beras, telur, termasuk sembako lain seperti sayur, ayam, ikan, dan daging. Penukarkan ini bisa di e-warung atau agen BPNT.

“Untuk bulan Februari ini pencairan sudah dimulai tanggal 10 dan bulan Maret mendatang juga sudah normal pencairan mulai tanggal 10 ke kartu penerima,” ujarnya. (eka/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Pencairan program sembako atau dikenal dengan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) di Kabupaten Pasuruan, sampai Selasa (25/2) sudah dicairkan oleh 117.068 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah ini naik dari penerima akhir tahun lalu yang hanya 87.286 KPM.

Dian Puspawati, kabid Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan pada Dinsos setempat mengatakan, per awal tahun ini memang ada tambahan penerima bantuan sebesar 45.733 KPM. Tambahan tersebut dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang tahun ini juga diberikan program sembako.

“Di tahun 2020 ini untuk program sembako ada tambahan sebesar 45.733 penerima. Tambahan penerima ini dari PKH yang juga diberikan program sembako,” terang Dian.

Namun, tercatat sampai Selasa (25/2) masih 117.068 KPM yang sudah mencairkan program sembakonya. Dian mengatakan, untuk data setiap bulan memang akan berubah. Ini, lantaran tak semua KPM memang mencairkan dananya bulan tersebut ada juga yang dirapel di bulan berikutnya.

Untuk bulan Februari ini, penerima program sembako mendapatkan bantuan pangan sebesar Rp 150 ribu per bulan naik dari tahun lalu yang hanya Rp 110 ribu. Dari Rp 150 ribu, penerima bisa menukarkan dengan beras, telur, termasuk sembako lain seperti sayur, ayam, ikan, dan daging. Penukarkan ini bisa di e-warung atau agen BPNT.

“Untuk bulan Februari ini pencairan sudah dimulai tanggal 10 dan bulan Maret mendatang juga sudah normal pencairan mulai tanggal 10 ke kartu penerima,” ujarnya. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/