alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 25 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Pandemi, Pemohon Kartu Kuning Pencari Kerja di Kab Pasuruan Tinggi

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PASURUAN, Radar Bromo – Pengajuan kartu kuning untuk pencari kerja di Kabupaten Pasuruan cukup tinggi. Pada awal tahun ini, pemohon kartu yang biasa disebut dengan AK 1 itu mencapai 174 pengajuan.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pasuruan, pada 2020 pengajuan mencapai 4.233 orang. Sedangkan untuk awal 2021 ini ada sekitar 174 orang yang mengajukan.

Sekretaris Disnaker Kabupaten Pasuruan Aris Moestikanistyas mengatakan, pencari kerja yang mengajukan kartu kuning di daerahnya masih cukup tinggi.

Per bulan, rata-rata di atas 150 orang yang mengajukan untuk pembuatan kartu kuning. “Berdasarkan data pengajuan memang cukup tinggi,” katanya.

Selama pandemi seperti saat ini, pembuatan kartu kuning dilakukan secara online. Tujuannya, untuk menghindari kerumunan. Perempuan yang akrab disala Aris itu menjelaskan, dalam pengurusan kartu kuning secara online ada mekanismenya sendiri.

Yakni, para pencari kerja terlebih dulu mendaftarkan diri di website yang telah disiapkan oleh pihaknya. Kemudian, juga menyiapkan beberapa persyaratan. “Jadi, sudah ada panduannya di dalam website tersebut. Yang mengajukan hanya tinggal mengikuti saja,” tuturnya.

Untuk pencetakan sendiri, lanjutnya, para pencari kerja yang mengajukan kartu kuning bisa mencetak secara mandiri. (sid/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, Radar Bromo – Pengajuan kartu kuning untuk pencari kerja di Kabupaten Pasuruan cukup tinggi. Pada awal tahun ini, pemohon kartu yang biasa disebut dengan AK 1 itu mencapai 174 pengajuan.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pasuruan, pada 2020 pengajuan mencapai 4.233 orang. Sedangkan untuk awal 2021 ini ada sekitar 174 orang yang mengajukan.

Sekretaris Disnaker Kabupaten Pasuruan Aris Moestikanistyas mengatakan, pencari kerja yang mengajukan kartu kuning di daerahnya masih cukup tinggi.

Mobile_AP_Half Page

Per bulan, rata-rata di atas 150 orang yang mengajukan untuk pembuatan kartu kuning. “Berdasarkan data pengajuan memang cukup tinggi,” katanya.

Selama pandemi seperti saat ini, pembuatan kartu kuning dilakukan secara online. Tujuannya, untuk menghindari kerumunan. Perempuan yang akrab disala Aris itu menjelaskan, dalam pengurusan kartu kuning secara online ada mekanismenya sendiri.

Yakni, para pencari kerja terlebih dulu mendaftarkan diri di website yang telah disiapkan oleh pihaknya. Kemudian, juga menyiapkan beberapa persyaratan. “Jadi, sudah ada panduannya di dalam website tersebut. Yang mengajukan hanya tinggal mengikuti saja,” tuturnya.

Untuk pencetakan sendiri, lanjutnya, para pencari kerja yang mengajukan kartu kuning bisa mencetak secara mandiri. (sid/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2