
BANGIL, Radar Bromo - Kabupaten Pasuruan segera mengupayakan pembangunan gedung kesenian, untuk mewadahi aktivitas seniman dan pelaku budaya lokal.
Kebutuhan fasilitas tersebut telah disampaikan Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, kepada Komisi X DPR RI saat berkunjung ke Kabupaten Pasuruan beberapa waktu lalu.
Usulan itu mendapat respons positif dari parlemen. Komisi X menyatakan kesediaannya mengawal aspirasi tersebut, melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
Kini, pemerintah kabupaten diminta bergerak cepat menyiapkan pengajuan resmi beserta kebutuhan pendukungnya.
Gus Shobih-sapaannya menilai, keberadaan gedung kesenian penting untuk memperkuat ekosistem seni dan budaya di Kabupaten Pasuruan.
Selama ini, kegiatan pertunjukan, pementasan, maupun pertemuan komunitas seni membutuhkan ruang yang memadai agar bisa berlangsung secara berkelanjutan.
“Kita membutuhkan ruang yang layak bagi seniman untuk berkarya, menampilkan hasil kreativitas, sekaligus mengenalkan kekayaan seni dan budaya Kabupaten Pasuruan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, fasilitas tersebut juga dapat menjadi titik temu berbagai komunitas seni.
Mulai seni pertunjukan tradisional, musik, tari, teater, hingga kegiatan kreatif lain yang membutuhkan panggung dan ruang ekspresi.
Karena itu, Gus Shobih meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, segera menindaklanjuti peluang dukungan dari pemerintah pusat.



