Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Respons Time Jadi Taruhan, Jika Damkar Jadi Dinas Mandiri

M
Penulis: Muhamad Busthomi❯
PENJINAK API: Petugas Damkar Kabupaten Pasuruan yang dituntut siap setiap saat ketika ada kebakaran terjadi. (Dokumen Radar Bromo)
PENJINAK API: Petugas Damkar Kabupaten Pasuruan yang dituntut siap setiap saat ketika ada kebakaran terjadi. (Dokumen Radar Bromo)

Advertisement

BANGIL, Radar Bromo - Pemisahan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menjadi organisasi perangkat daerah (OPD) mandiri, tak cukup hanya diikuti perubahan struktur kelembagaan.

Perluasan jangkauan pelayanan, menjadi pekerjaan berikutnya. Sebab, cepat atau lambatnya petugas tiba di lokasi darurat, turut ditentukan oleh sebaran pos pemadam di wilayah Kabupaten Pasuruan yang luas.

Ketua Pansus III DPRD Kabupaten Pasuruan Yusuf Daniyal mengatakan, peningkatan status Damkar menjadi dinas mandiri, diperlukan seiring meningkatnya potensi kejadian darurat.

Advertisement

Namun, konsekuensinya tidak ringan. Pemerintah daerah harus menyiapkan tambahan anggaran, untuk memperkuat personel, peralatan, hingga sumber daya manusia (SDM).

"Perubahan kelembagaan ini, membawa implikasi besar terhadap kebutuhan anggaran daerah. Baik untuk memenuhi kebutuhan personel, fasilitas maupun infrastruktur," kata Daniyal.

Menurut dia, penguatan sarana utama, harus berjalan beriringan dengan ekspansi jangkauan pos pelayanan.

Advertisement

Keberadaan pos yang lebih dekat dengan wilayah rawan kejadian, diharapkan mampu memperpendek waktu tanggap atau response time petugas.

Salah satu rencana yang telah diproyeksikan Pemkab Pasuruan bersama DPRD, adalah pembangunan pos Damkar baru di Kecamatan Purwosari pada 2027.

Pos tersebut menjadi tahap awal perluasan layanan pemadam kebakaran. Terutama di wilayah selatan.

Namun, pembangunan pos tidak sekadar menyediakan bangunan. Pemerintah daerah harus menyiapkan lahan yang representatif, area parkir armada, tempat tinggal petugas, serta biaya operasional harian.

Advertisement

Artikel Terkait

Damkar Kabupaten Pasuruan Diproyeksi Jadi OPD Mandiri, Dewan Pertanyakan Kesiapannya

Damkar Kabupaten Pasuruan Diproyeksi Jadi OPD Mandiri, Dewan Pertanyakan Kesiapannya

Salah satu rencana Pemkab Pasuruan memisahkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sebagai perangkat daerah tersendiri.

Tiga Kursi Kepala OPD Strategis di Lingkungan Pemkab Pasuruan Masih Kosong

Tiga Kursi Kepala OPD Strategis di Lingkungan Pemkab Pasuruan Masih Kosong

Ketiga instansi vital yang posisinya masih lowong tersebut, meliputi Bapenda, RSUD Bangil, serta Inspektorat Kabupaten Pasuruan.

Cara OPD Pemkab Probolinggo Susun Anggaran Jadi Sorotan DPRD, Begini ALasannya

Cara OPD Pemkab Probolinggo Susun Anggaran Jadi Sorotan DPRD, Begini ALasannya

Pola perencanaan anggaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo, menjadi sorotan DPRD. Bahkan, dinilai masih be

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer