Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Pasuruan Perbanyak UPT Baru demi Kejar Potensi PAD

M
Penulis: Muhamad Busthomi❯
OLAH SAMPAH: Kegiatan pengolahan sampah di salah satu lokasi yang ada di Kabupaten Pasuruan. Pemkab berencana untuk membentuk banyak UPT, termasuk pengolahan sampah berbasis energi. (Dokumen Radar Bromo)
OLAH SAMPAH: Kegiatan pengolahan sampah di salah satu lokasi yang ada di Kabupaten Pasuruan. Pemkab berencana untuk membentuk banyak UPT, termasuk pengolahan sampah berbasis energi. (Dokumen Radar Bromo)

Advertisement

BANGIL, Radar Bromo - Pemkab Pasuruan mulai memperbanyak unit pelaksana teknis (UPT), untuk menggarap potensi daerah, sekaligus memperkuat layanan pemerintah. Sejumlah UPT sudah terbentuk.

Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Pasuruan Andri Yudo Santoso mengatakan, salah satu UPT yang telah terbentuk berada di bawah Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP). UPT tersebut menangani sektor agribisnis dan peternakan. “Untuk UPT agribisnis dan peternakan di DKPP sudah terbentuk,” katanya.

Selain sektor pertanian dan peternakan, pemkab juga menyiapkan pengelolaan sampah berbasis energi di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Advertisement

Konsepnya bukan hanya mengurangi volume sampah, tetapi mengolah sampah menjadi sumber energi.

Sampah yang selama ini menumpuk, ditargetkan bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.

Dengan begitu, pengelolaan sampah tidak berhenti pada urusan angkut dan buang.

Advertisement

“Pengelolaan sampah ini, arahnya menjadi energi. Jadi, mengurangi tumpukan sampah sekaligus bisa menjadi energi listrik,” ujar Andri.

Namun, pembentukan UPT tidak bisa dilakukan, hanya karena sebuah sektor dianggap potensial.

Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, sebelum struktur tersebut resmi dibentuk.

Andri menjelaskan, ketentuan pembentukan UPT mengacu pada Permendagri Nomor 12 Tahun 2017.

Advertisement

Artikel Terkait

Regenerasi Pembudidaya Ikan, DKPPP Kota Probolinggo Latih 50 Pemuda

Regenerasi Pembudidaya Ikan, DKPPP Kota Probolinggo Latih 50 Pemuda

Budi daya ikan tak sekadar memelihara dan memanen ikan, tetapi juga menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi generasi muda. Semangat inil

Beredar Isu Sapi Mati Kemudian Dipotong di RPH, DKPPP Kabupaten Pasuruan Beri Penjelasan Mengejutkan

Beredar Isu Sapi Mati Kemudian Dipotong di RPH, DKPPP Kabupaten Pasuruan Beri Penjelasan Mengejutkan

Sapi tersebut juga sudah diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi penyakit berbahaya maupun penyakit menular.

Target PAD Pasar Hewan Kurang Rp 142 Juta, Pemkot Probolinggo Optimistis Lampaui Rp 426 Juta

Target PAD Pasar Hewan Kurang Rp 142 Juta, Pemkot Probolinggo Optimistis Lampaui Rp 426 Juta

Pasar Hewan Wonoasih Kota Probolinggo, tahun ini ditargetkan menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp 426 juta. Hingga awal Agustu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer