alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Perbaikan Jembatan Kedunglarangan Bangil Bisa Dua Pekan

BANGIL, Radar Bromo–Amblesnya jembatan Kedunglarangan, Kecamatan Bangil, menjadi perhatian. Kamis (25/2), jembatan yang ambles itu mulai diperbaiki.

Pengguna jalan yang melintas di ruas jalan regular Pasuruan-Bangil pun harus bersabar untuk bisa melintasi jembatan tersebut dengan normal. Pasalnya, pembenahan jalan tersebut membutuhkan waktu yang tak sebentar.

Setidaknya, dibutuhkan waktu dua pekan untuk menyelesaikan pembenahan jembatan yang berlubang itu. Kemarin, pembangunan dimulai dengan pembongkaran aspal.

Hal itu  untuk mengetahui kerusakan pada bagian pelat bodek jembatan tersebut. PPK 35 Gempol-Probolinggo BBPJN VIII Ida Bagus Jeladi mengatakan, pembenahan jembatan yang berlubang itu akan dilakukan siang malam. Pembenahannya memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Paling tidak membutuhkan dua minggu. “Waktu yang dibutuhkan, paling tidak dua pekan. Kami harus melakukan pembongkaran aspalnya terlebih dahulu, supaya kerusakan pelat bodeknya bisa ditangani,” bebernya.

Ia menambahkan, bakal memperkuat lapisan jembatan. Penambahan pelat akan dilakukan untuk menambah ketahanan. “Kondisi yang berlubang ini memang sudah parah. Kami akan beri dua lapisan pelat, supaya lebih kuat,” sambungnya.

Pembenahan ini pun membuat pengendara tidak bisa melintasi jalur setempat. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, jembatan sisi selatan ditutup total. Pihak kepolisian memilih untuk melakukan contraflow di jembatan sisi utara.

Jalur yang seharusnya hanya digunakan untuk pengendara yang melaju dari arah Bangil-Pasuruan, akhirnya digunakan dua arah. “Penutupan jalur di jembatan rusak ini memang diperlukan agar pelaksanaan pembenahannya bisa maksimal,” jelas Ida Bagus. (one/mie)

 

BANGIL, Radar Bromo–Amblesnya jembatan Kedunglarangan, Kecamatan Bangil, menjadi perhatian. Kamis (25/2), jembatan yang ambles itu mulai diperbaiki.

Pengguna jalan yang melintas di ruas jalan regular Pasuruan-Bangil pun harus bersabar untuk bisa melintasi jembatan tersebut dengan normal. Pasalnya, pembenahan jalan tersebut membutuhkan waktu yang tak sebentar.

Setidaknya, dibutuhkan waktu dua pekan untuk menyelesaikan pembenahan jembatan yang berlubang itu. Kemarin, pembangunan dimulai dengan pembongkaran aspal.

Hal itu  untuk mengetahui kerusakan pada bagian pelat bodek jembatan tersebut. PPK 35 Gempol-Probolinggo BBPJN VIII Ida Bagus Jeladi mengatakan, pembenahan jembatan yang berlubang itu akan dilakukan siang malam. Pembenahannya memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Paling tidak membutuhkan dua minggu. “Waktu yang dibutuhkan, paling tidak dua pekan. Kami harus melakukan pembongkaran aspalnya terlebih dahulu, supaya kerusakan pelat bodeknya bisa ditangani,” bebernya.

Ia menambahkan, bakal memperkuat lapisan jembatan. Penambahan pelat akan dilakukan untuk menambah ketahanan. “Kondisi yang berlubang ini memang sudah parah. Kami akan beri dua lapisan pelat, supaya lebih kuat,” sambungnya.

Pembenahan ini pun membuat pengendara tidak bisa melintasi jalur setempat. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, jembatan sisi selatan ditutup total. Pihak kepolisian memilih untuk melakukan contraflow di jembatan sisi utara.

Jalur yang seharusnya hanya digunakan untuk pengendara yang melaju dari arah Bangil-Pasuruan, akhirnya digunakan dua arah. “Penutupan jalur di jembatan rusak ini memang diperlukan agar pelaksanaan pembenahannya bisa maksimal,” jelas Ida Bagus. (one/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/