alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Kabupaten Pasuruan Kejar PPKM Level 1 sebelum Lebaran

BANGIL, Radar Bromo -Pemkab Pasuruan menarget bisa masuk Level 1 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kasus-kasus Covid-19 sudah menurun. Pandemi melandai. Namun, vaksinasi lansia menjadi kendala karna belum juga mencapai target.

Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron menyebutkan, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan terbilang rendah. Bahkan, hingga Jumat (22/4), hanya tersisa sembilan kasus aktif.

”Alhamdulillah kasus Covid-19 mereda. Kasus aktif di bawah sepuluh,” ungkapnya saat ditemui di Mapolres Pasuruan Jumat (22/4).

Hanya, lanjut Gus Mujib –sapaannya-, level PPKM di Kabupaten Pasuruan belum berubah. Masih level 2. Itu, terjadi karena vaksinasi lansia belum mencapai target. Seharusnya, vaksinasi lansia bisa menembus 60 persen. Kenyataannya, masih sekitar 58 hingga 59 persen dari 137 ribu sasaran vaksinasi.

”Secara umum (vaksinasi) sudah terpenuhi. Hanya lansia yang belum. Tinggal sedikit saja,” ungkapnya.

Karena itulah, upaya menggenjot vaksinasi terus dilakukan. Tim vaksinator digerakkan untuk memberikan layanan. Targetnya, vaksinasi lansia bisa segera tuntas. Setidaknya, sebelum Hari Raya Idul Fitri ini. “Meski Ramadan, vaksinasi terus kami gencarkan. Targetnya, sebelum Lebaran bisa level 1,” ungkap dia. (one/far)

 

BANGIL, Radar Bromo -Pemkab Pasuruan menarget bisa masuk Level 1 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kasus-kasus Covid-19 sudah menurun. Pandemi melandai. Namun, vaksinasi lansia menjadi kendala karna belum juga mencapai target.

Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron menyebutkan, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan terbilang rendah. Bahkan, hingga Jumat (22/4), hanya tersisa sembilan kasus aktif.

”Alhamdulillah kasus Covid-19 mereda. Kasus aktif di bawah sepuluh,” ungkapnya saat ditemui di Mapolres Pasuruan Jumat (22/4).

Hanya, lanjut Gus Mujib –sapaannya-, level PPKM di Kabupaten Pasuruan belum berubah. Masih level 2. Itu, terjadi karena vaksinasi lansia belum mencapai target. Seharusnya, vaksinasi lansia bisa menembus 60 persen. Kenyataannya, masih sekitar 58 hingga 59 persen dari 137 ribu sasaran vaksinasi.

”Secara umum (vaksinasi) sudah terpenuhi. Hanya lansia yang belum. Tinggal sedikit saja,” ungkapnya.

Karena itulah, upaya menggenjot vaksinasi terus dilakukan. Tim vaksinator digerakkan untuk memberikan layanan. Targetnya, vaksinasi lansia bisa segera tuntas. Setidaknya, sebelum Hari Raya Idul Fitri ini. “Meski Ramadan, vaksinasi terus kami gencarkan. Targetnya, sebelum Lebaran bisa level 1,” ungkap dia. (one/far)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/