alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

TPA Wonokerto Difungsikan, TPA Kenep Overload

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Pasuruan masih jauh dari harapan. Dengan kawasan yang begitu luas, saat ini baru ada dua TPA yang didirikan.

Dari dua TPA itu, sejauh ini hanya satu yang bisa dioperasikan. Sementara, satu TPA lainnya overload. Sehingga, tidak lagi akan difungsikan.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyampaikan, butuh tambahan TPA untuk menunjang pengelolaan sampah di wilayah setempat. Terutama di wilayah timur Kabupaten Pasuruan.

“Kami menginginkan adanya tambahan TPA. Khususnya di wilayah timur. Tapi semua itu kan butuh kajian. Termasuk lokasi yang sesuai,” bebernya di sela-sela kegiatan peresmian TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, kemarin (24/2).

Irsyad menambahkan, dua TPA yang dimiliki saat ini, baru TPA Kenep, Kecamatan Beji, serta TPA yang baru dioperasionalkan, TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo.

Namun hanya TPA Wonokerto yang bisa dioperasikan saat ini. Karena TPA Kenep sudah overload. “Idealnya, ada dua TPA yang bisa beroperasi. Sementara saat ini, kan baru satu, di TPA Wonokerto. Sementara di Kenep kan tidak bisa lagi beroperasi karena overload,” tukasnya.

Pemanfaatan TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, juga merupakan rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah Forkopimda Kabupaten Pasuruan, hadir dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, tetapi juga Kajari Kabupaten Pasuruan Ramdhanu dan beberapa pejabat lainnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Reza. Support juga diberikan oleh Ahmad Mashuri, head of engineering opertions Indonesia PT HM Sampoerna Tbk; Kukuh Dwi Kristianto, RR manager PT HM Sampoerna Tbk; Nizar Rusdiono, executive RR manager PT HM Sampoerna Tbk; serta Agus Rohmatulloh, direktur Stapa Centre.

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Heru Ferianto menyampaikan, peresmian TPA Wonokerto ini menandai pengoperasian TPA yang pembangunannya dirampungkan tahun 2020 lalu itu.

Pembangunan kawasan yang dilaksanakan oleh PT Era Jaya Wijaya PT Mustika Berkah Istimewa dan CV Kawan Konstruksi (KSO) tersebut menghabiskan dana setidaknya lebih dari Rp 15 miliar.

TPA yang baru dibangun itu, memiliki kapasitas hingga 70 ton per harinya. “Dengan pengoperasian TPA Wonokerto, diharapkan bisa mengatasi persoalan timbunan sampah di TPA Kenep,” bebernya. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Pasuruan masih jauh dari harapan. Dengan kawasan yang begitu luas, saat ini baru ada dua TPA yang didirikan.

Dari dua TPA itu, sejauh ini hanya satu yang bisa dioperasikan. Sementara, satu TPA lainnya overload. Sehingga, tidak lagi akan difungsikan.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyampaikan, butuh tambahan TPA untuk menunjang pengelolaan sampah di wilayah setempat. Terutama di wilayah timur Kabupaten Pasuruan.

Mobile_AP_Half Page

“Kami menginginkan adanya tambahan TPA. Khususnya di wilayah timur. Tapi semua itu kan butuh kajian. Termasuk lokasi yang sesuai,” bebernya di sela-sela kegiatan peresmian TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, kemarin (24/2).

Irsyad menambahkan, dua TPA yang dimiliki saat ini, baru TPA Kenep, Kecamatan Beji, serta TPA yang baru dioperasionalkan, TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo.

Namun hanya TPA Wonokerto yang bisa dioperasikan saat ini. Karena TPA Kenep sudah overload. “Idealnya, ada dua TPA yang bisa beroperasi. Sementara saat ini, kan baru satu, di TPA Wonokerto. Sementara di Kenep kan tidak bisa lagi beroperasi karena overload,” tukasnya.

Pemanfaatan TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, juga merupakan rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah Forkopimda Kabupaten Pasuruan, hadir dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, tetapi juga Kajari Kabupaten Pasuruan Ramdhanu dan beberapa pejabat lainnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Reza. Support juga diberikan oleh Ahmad Mashuri, head of engineering opertions Indonesia PT HM Sampoerna Tbk; Kukuh Dwi Kristianto, RR manager PT HM Sampoerna Tbk; Nizar Rusdiono, executive RR manager PT HM Sampoerna Tbk; serta Agus Rohmatulloh, direktur Stapa Centre.

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Heru Ferianto menyampaikan, peresmian TPA Wonokerto ini menandai pengoperasian TPA yang pembangunannya dirampungkan tahun 2020 lalu itu.

Pembangunan kawasan yang dilaksanakan oleh PT Era Jaya Wijaya PT Mustika Berkah Istimewa dan CV Kawan Konstruksi (KSO) tersebut menghabiskan dana setidaknya lebih dari Rp 15 miliar.

TPA yang baru dibangun itu, memiliki kapasitas hingga 70 ton per harinya. “Dengan pengoperasian TPA Wonokerto, diharapkan bisa mengatasi persoalan timbunan sampah di TPA Kenep,” bebernya. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2