alexametrics
27C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Jembatan Kedunglarangan di Bangil Rusak Lagi, Lalu Lintas Dialihkan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Para pengguna jalan yang melintas di Jembatan Kedunglarangan, Kecamatan Bangil, harus ekstra waspada. Hal ini dikarenakan, jembatan penghubung Pasuruan-Surabaya itu ambles.

Kondisi itu berlangsung sejak Rabu (24/2) pagi. Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, jembatan Kedunglarangan memang mengalami kerusakan. Perbaikan dengan penambalan sebenarnya sudah dilakukan.

Namun, hal itu rupanya tak cukup untuk mengatasi kondisi jembatan. Buktinya, kemarin pagi sekitar pukul 05.30, roda sebuah truk muatan batu, terperosok.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan, Ipda M. Yusuf menyampaikan, amblesnya jembatan Kedunglarangan, terjadi setelah adanya truk berat yang melintas. Sebelum ada truk yang rodanya terperosok, sebenarnya kondisi jembatan itu sudah mengalami kerusakan. “Baru tadi pagi (kemarin, red), jembatan tersebut ambles,” sampainya.

Kondisi tersebut, bukan kali pertama. Karena tahun 2020 lalu, juga terjadi hal serupa. Namun, lokasinya berbeda. Saat ini, berada di sisi barat. Sementara sebelumnya, terjadi di sisi timur, hingga akhirnya dilakukan pengelasan pada bagian besi penyangga jembatan.

Untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, pihaknya pun mengalihkan kendaraan berat melintas di jembatan Kedunglarangan itu. Kendaraan muatan dialihkan untuk melintasi jalan tol Pasuruan-Gempol.

Jembatan Manarul Segera Diperbaiki, Baja Penyangga Patah akan Dilas

Selain mencegah kerusakan lebih parah, juga agar rencana perbaikan yang dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII bisa dilaksanakan dengan baik. “Untuk kendaraan bermuatan, kami arahkan agar lewat jalan tol,” bebernya.

Di sisi lain, Ida Bagus Yeladi selaku PPK 35 Gempol-Probolinggo BBPJN VIII menguraikan, amblesnya jembatan tersebut dipengaruhi besi penyangga yang sudah berkarat. Kondisi itu dimungkinkan karena adanya erosi air hujan atau air sungai yang berada di bawa jembatan.

Hal itu diperparah dengan tingginya repetisi kendaraan yang melintas. Apalagi, banyak kendaraan bermuatan berat yang melintas. “Untuk baloknya, tidak masalah. Hanya pelat bodek-nya yang sudah berkarat. Sehingga, saat ada kendaraan bermuatan berat melintas, tak kuat menyangga sampai akhirnya ambles,” timpalnya.

Amblesnya jembatan tersebut menjadikan jembatan berlubang sekitar 1 meter. Pihaknya bakal segera melakukan pembenahan. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pembenahan tersebut.

“Kami akan bongkar dulu, untuk memastikan kondisinya. Dari situlah, bisa kami ketahui, kerusakannya seperti apa. Dan pembenahannya bisa dilakukan,” ulasnya. (one/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Para pengguna jalan yang melintas di Jembatan Kedunglarangan, Kecamatan Bangil, harus ekstra waspada. Hal ini dikarenakan, jembatan penghubung Pasuruan-Surabaya itu ambles.

Kondisi itu berlangsung sejak Rabu (24/2) pagi. Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, jembatan Kedunglarangan memang mengalami kerusakan. Perbaikan dengan penambalan sebenarnya sudah dilakukan.

Namun, hal itu rupanya tak cukup untuk mengatasi kondisi jembatan. Buktinya, kemarin pagi sekitar pukul 05.30, roda sebuah truk muatan batu, terperosok.

Mobile_AP_Half Page

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan, Ipda M. Yusuf menyampaikan, amblesnya jembatan Kedunglarangan, terjadi setelah adanya truk berat yang melintas. Sebelum ada truk yang rodanya terperosok, sebenarnya kondisi jembatan itu sudah mengalami kerusakan. “Baru tadi pagi (kemarin, red), jembatan tersebut ambles,” sampainya.

Kondisi tersebut, bukan kali pertama. Karena tahun 2020 lalu, juga terjadi hal serupa. Namun, lokasinya berbeda. Saat ini, berada di sisi barat. Sementara sebelumnya, terjadi di sisi timur, hingga akhirnya dilakukan pengelasan pada bagian besi penyangga jembatan.

Untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, pihaknya pun mengalihkan kendaraan berat melintas di jembatan Kedunglarangan itu. Kendaraan muatan dialihkan untuk melintasi jalan tol Pasuruan-Gempol.

Jembatan Manarul Segera Diperbaiki, Baja Penyangga Patah akan Dilas

Selain mencegah kerusakan lebih parah, juga agar rencana perbaikan yang dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII bisa dilaksanakan dengan baik. “Untuk kendaraan bermuatan, kami arahkan agar lewat jalan tol,” bebernya.

Di sisi lain, Ida Bagus Yeladi selaku PPK 35 Gempol-Probolinggo BBPJN VIII menguraikan, amblesnya jembatan tersebut dipengaruhi besi penyangga yang sudah berkarat. Kondisi itu dimungkinkan karena adanya erosi air hujan atau air sungai yang berada di bawa jembatan.

Hal itu diperparah dengan tingginya repetisi kendaraan yang melintas. Apalagi, banyak kendaraan bermuatan berat yang melintas. “Untuk baloknya, tidak masalah. Hanya pelat bodek-nya yang sudah berkarat. Sehingga, saat ada kendaraan bermuatan berat melintas, tak kuat menyangga sampai akhirnya ambles,” timpalnya.

Amblesnya jembatan tersebut menjadikan jembatan berlubang sekitar 1 meter. Pihaknya bakal segera melakukan pembenahan. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pembenahan tersebut.

“Kami akan bongkar dulu, untuk memastikan kondisinya. Dari situlah, bisa kami ketahui, kerusakannya seperti apa. Dan pembenahannya bisa dilakukan,” ulasnya. (one/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2