alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Pacul Kepala Adiknya hingga Tewas, Pria di Rembang Ini Diamankan

REMBANG, Radar Bromo – Pengendara yang melintas di Jalan raya Bangil, dibuat gempar, Senin (25/1) pagi. Ini setelah terjadi keramaian di sebuah Poslantas di Pier, Raci, Keramaian itu muncul lantaran ada pelaku pembunuhan yang dibekuk apparat.

Adalah Mustofa alias Tofa, warga Dusun Jati, yang dibekuk polisi. Dia diketahui membunuh Musafir alias Safir, adik kandungnya. Diduga Tofa mengalami gangguan jiwa, dan dia tega membunuh Safir dengan cara memukul kepala korban dengan cangkul.

Informasi yang diperoleh radarbromo.jawapos.com, insiden tersebut terjadi pukul 11.00. Siang itu warga Dusun Balepanjang, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, ada yang mendengar suara teriakan minta tolong.

“Saya dari sawah. Lalu mendengar ada yang berteriak meminta tolong. Teriakan itu berasal dari ibu kandung mereka (Tofa dan Safir, Red),” beber Fatoni, salah satu warga.

Ibu kandung korban berteriak, warga melihat Tofa berlari. Tak lama kemudian, warga melihat Safir sudah bersimbah darah dengan luka di kepala.

Kontan saja warga langsung mengejar Tofa. Warga juga menghubungi polisi. Singkatnya, Tofa kemudian ditemukan di kawasan Pandelagan, Desa Raci, Bangil. Sejurus kemudian, polisi yang ada di Poslantas Pier, menangkap Tofa.

Informasinya, saat itu Tofa mengamuk, bahkan melawan petugas kepolisian. Alhasil perlu upaya keras petugas untuk membekuk Tofa.

Nah, di Poslantas inilah terjadi keramaian hingga mengundang rasa penasaran warga sekitar serta pengendara, untuk berhenti. Tak sedikit warga yang mengabadikan penangkapan tersebut, dengan kamera smartphone.

Tofa akhirnya berhasil diamankan. Sementara petugas kepolisian dari Polres Pasuruan, menuju lokasi kejadian untuk menyelidiki. Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui apa motif Tofa, tega menganiaya adiknya hingga meregang nyawa.

Namun kabarnya, Tofa diketahui mengidap gangguan jiwa. Bahkan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. (one/fun)

REMBANG, Radar Bromo – Pengendara yang melintas di Jalan raya Bangil, dibuat gempar, Senin (25/1) pagi. Ini setelah terjadi keramaian di sebuah Poslantas di Pier, Raci, Keramaian itu muncul lantaran ada pelaku pembunuhan yang dibekuk apparat.

Adalah Mustofa alias Tofa, warga Dusun Jati, yang dibekuk polisi. Dia diketahui membunuh Musafir alias Safir, adik kandungnya. Diduga Tofa mengalami gangguan jiwa, dan dia tega membunuh Safir dengan cara memukul kepala korban dengan cangkul.

Informasi yang diperoleh radarbromo.jawapos.com, insiden tersebut terjadi pukul 11.00. Siang itu warga Dusun Balepanjang, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, ada yang mendengar suara teriakan minta tolong.

“Saya dari sawah. Lalu mendengar ada yang berteriak meminta tolong. Teriakan itu berasal dari ibu kandung mereka (Tofa dan Safir, Red),” beber Fatoni, salah satu warga.

Ibu kandung korban berteriak, warga melihat Tofa berlari. Tak lama kemudian, warga melihat Safir sudah bersimbah darah dengan luka di kepala.

Kontan saja warga langsung mengejar Tofa. Warga juga menghubungi polisi. Singkatnya, Tofa kemudian ditemukan di kawasan Pandelagan, Desa Raci, Bangil. Sejurus kemudian, polisi yang ada di Poslantas Pier, menangkap Tofa.

Informasinya, saat itu Tofa mengamuk, bahkan melawan petugas kepolisian. Alhasil perlu upaya keras petugas untuk membekuk Tofa.

Nah, di Poslantas inilah terjadi keramaian hingga mengundang rasa penasaran warga sekitar serta pengendara, untuk berhenti. Tak sedikit warga yang mengabadikan penangkapan tersebut, dengan kamera smartphone.

Tofa akhirnya berhasil diamankan. Sementara petugas kepolisian dari Polres Pasuruan, menuju lokasi kejadian untuk menyelidiki. Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui apa motif Tofa, tega menganiaya adiknya hingga meregang nyawa.

Namun kabarnya, Tofa diketahui mengidap gangguan jiwa. Bahkan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/