Tanggul Jebol-Sungai Tersumbat Bikin 3 Desa di Beji Terendam Banjir

BEJI, Radar Bromo – Jebolnya tanggul di Dusun Minggir, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, jadi perhatian Pemkab Pasuruan. Jumat (24/1), Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron meninjau langsung lokasi jebolnya tanggul itu.

Tidak hanya menyaksikan tanggul yang jebol. Wabup juga memantau banjir yang menggenani sejumlah wilayah di Kecamatan Beji.

Menurut Gus Mujib -sapaan Mujib Imron-, pihaknya bersama pihak-pihak terkait sengaja mendatangi lokasi banjir untuk memantau situasi. Selain itu, pihaknya juga menginventarisasi penyebab banjir yang terjadi di tiga desa di Beji.

Ketiga desa yang dimaksud yakni Kedungboto, Kedungringin, dan Cangkringmalang. “Beberapa dusun di tiga desa itu mengalami banjir. Kami sengaja turun untuk melakukan inventarisasi apa yang menjadi penyebab banjir,” kata Gus Mujib.

Ia menambahkan, ada beberapa temuan dari hasil peninjauan tersebut. Selain disebabkan tanggul jebol, banjir yang melanda di wilayah tiga desa itu dipengaruhi pula oleh penyumbatan-penyumbatan sungai dan saluran air.

Hal ini yang kemudian berdampak terhadap luberan air. Sehingga, air pun menggenangi permukiman warga. “Ada beberapa faktor yang kami temukan. Selain masalah jebolnya tanggul, juga dipengaruhi penyumbatan-penyumbatan sungai. Seperti di DAS Wrati yang tersumbat gara-gara enceng gondok,” timpalnya.

Untuk itulah, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah sebagai upaya dalam meminimalisasi ancaman banjir ketika musim hujan tiba. Selain berkoordinasi dengan instansi terkait, pihaknya juga menyiapkan kegiatan untuk bersih-bersih sungai.

“Saluran atau sungai yang masuk kewenangan kami, akan kami tangani. Baik itu normalisasi ataupun penguatan tanggulnya. Sementara yang masuk kewenangan Pemprov ataupun BBWS, akan kami koordinasikan melalui instansi terkait agar dilakukan penanganan. Kami juga akan menggerakkan lintas sektor untuk melakukan bersih-bersih sungai dalam waktu dekat ini,” sambungnya di sela-sela peninjauan dan pemberian bantuan makanan untuk korban banjir.

Camat Beji Taufiqul Ghoni mengutarakan, ada setidaknya 1.845 KK (kepala keluarga) yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Beji. Selain di Cangkringmalang sebanyak 600 KK, ada pula di Kedungringin sebanyak 925 KK, dan Kedungboto sebanyak 320 KK. (one/mie)