alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Banyak Dilintasi Kendaraan Besar, Jalan di Sidowayah Beji Ambles

BEJI, Radar Bromo – Kondisi jalan yang membahayakan penggunanya juga terjadi di Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Penyebabnya, jalan di atas gorong-gorong setempat ambles.

Amblesnya jalan itu, salah satunya dipengaruhi banyaknya kendaraan berat yang melintas. Maklum, sejak pengalihan harus jalan raya Pasuruan-Bangil lantaran perbaikan Jembatan Kedunglarangan, jalan dialihkan lewat tol Pasuruan-Gempol.

Dari situ, banyak pengendara keluar di exit tol Sidowayah. Mereka kemudian melintas di jalan raya Pandaan-Bangil. Hal inilah yang kemudian berdampak terhadap jalan di atas gorong-gorong di Desa Sidowayah, Kecamatan Beji.

Kanitlantas Polsek Beji I Gede Sukaana mengakui, kondisi jalan setempat memang tak nyaman bagi pengendara. Bahkan, bisa berbahaya jika tak segera ada perbaikan. Khususnya ketika malam hari.

Seiring dengan minimnya penerangan. “Kami sudah lakukan pemantauan. Kondisinya memang rusak, setelah banyaknya kendaraan besar yang melintas,” sambungnya.

Ia mengaku, sudah menjalin komunikasi dengan instansi terkait. Bahkan, pemantauan bersama juga dilakukan. Usulan perbaikan jalan itu pun telah dilayangkannya. “Kami juga sudah usulkan agar segera ada perbaikan. Karena mengantisipasi pengendara celaka,” imbuhnya.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Cahyo Fajar menguraikan, kerusakan jalan di atas gorong-gorong setempat juga dipengaruhi usia.

Sudah lama, jalan setempat tidak mengalami perbaikan. “Memang gorong-gorongnya sudah lama. Sudah waktunya mendapatkan pembenahan,” kata Cahyo.

Ia menambahkan, bakal segera melakukan pembenahan. Setidaknya, bulan depan pembenahan dilakukan. “Pembenahan akan dilakukan dengan pemeliharaan rutin. Kami upayakan Februari ada pembenahannya,” paparnya. (one/mie)

BEJI, Radar Bromo – Kondisi jalan yang membahayakan penggunanya juga terjadi di Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Penyebabnya, jalan di atas gorong-gorong setempat ambles.

Amblesnya jalan itu, salah satunya dipengaruhi banyaknya kendaraan berat yang melintas. Maklum, sejak pengalihan harus jalan raya Pasuruan-Bangil lantaran perbaikan Jembatan Kedunglarangan, jalan dialihkan lewat tol Pasuruan-Gempol.

Dari situ, banyak pengendara keluar di exit tol Sidowayah. Mereka kemudian melintas di jalan raya Pandaan-Bangil. Hal inilah yang kemudian berdampak terhadap jalan di atas gorong-gorong di Desa Sidowayah, Kecamatan Beji.

Kanitlantas Polsek Beji I Gede Sukaana mengakui, kondisi jalan setempat memang tak nyaman bagi pengendara. Bahkan, bisa berbahaya jika tak segera ada perbaikan. Khususnya ketika malam hari.

Seiring dengan minimnya penerangan. “Kami sudah lakukan pemantauan. Kondisinya memang rusak, setelah banyaknya kendaraan besar yang melintas,” sambungnya.

Ia mengaku, sudah menjalin komunikasi dengan instansi terkait. Bahkan, pemantauan bersama juga dilakukan. Usulan perbaikan jalan itu pun telah dilayangkannya. “Kami juga sudah usulkan agar segera ada perbaikan. Karena mengantisipasi pengendara celaka,” imbuhnya.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Cahyo Fajar menguraikan, kerusakan jalan di atas gorong-gorong setempat juga dipengaruhi usia.

Sudah lama, jalan setempat tidak mengalami perbaikan. “Memang gorong-gorongnya sudah lama. Sudah waktunya mendapatkan pembenahan,” kata Cahyo.

Ia menambahkan, bakal segera melakukan pembenahan. Setidaknya, bulan depan pembenahan dilakukan. “Pembenahan akan dilakukan dengan pemeliharaan rutin. Kami upayakan Februari ada pembenahannya,” paparnya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/