alexametrics
33.9 C
Probolinggo
Wednesday, 20 October 2021

Rehab Kantor Desa di Kab Pasuruan Tahap Kedua Belum Jalan

BANGIL, Radar Bromo – Dana Rp 22,8 miliar siap mengucur untuk 124 desa. Anggaran tersebut dialokasikan untuk merehabilitasi kantor desa dan dusun serta pengadaan lahan makam. Tapi, sebagian rencana itu belum berjalan.

Kepala Bidang Keuangan dan Pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Isminasih menjelaskan, program rehab kantor desa dibagi dua tahap. Tahap awal, setidaknya 73 kantor desa yang akan direhab. Sejauh ini, prosesnya tengah berjalan. Bahkan, ada yang sudah rampung.

Sementara, sisanya, 51 desa masuk pelaksanaan tahap kedua. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan. Isminasi menyatakan masih menunggu petunjuk pimpinan untuk merealisasikannya.

”Belum digulirkan saat ini. Kami masih menunggu petunjuk atasan,” katanya.

Isminasi tidak mendetailkan alasan program itu belum berlanjut. Namun, salah satu kemungkinannya adalah pembahasan APBD 2021 Perubahan yang belum rampung. Jadi, anggaran untuk rehab kantor desa itu belum dijalankan.

”Yang pasti, begitu ada petunjuk, langsung kami jalankan dan kami kebut,” bebernya. (one/far)

 

 

BANGIL, Radar Bromo – Dana Rp 22,8 miliar siap mengucur untuk 124 desa. Anggaran tersebut dialokasikan untuk merehabilitasi kantor desa dan dusun serta pengadaan lahan makam. Tapi, sebagian rencana itu belum berjalan.

Kepala Bidang Keuangan dan Pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Isminasih menjelaskan, program rehab kantor desa dibagi dua tahap. Tahap awal, setidaknya 73 kantor desa yang akan direhab. Sejauh ini, prosesnya tengah berjalan. Bahkan, ada yang sudah rampung.

Sementara, sisanya, 51 desa masuk pelaksanaan tahap kedua. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan. Isminasi menyatakan masih menunggu petunjuk pimpinan untuk merealisasikannya.

”Belum digulirkan saat ini. Kami masih menunggu petunjuk atasan,” katanya.

Isminasi tidak mendetailkan alasan program itu belum berlanjut. Namun, salah satu kemungkinannya adalah pembahasan APBD 2021 Perubahan yang belum rampung. Jadi, anggaran untuk rehab kantor desa itu belum dijalankan.

”Yang pasti, begitu ada petunjuk, langsung kami jalankan dan kami kebut,” bebernya. (one/far)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU