alexametrics
24.4 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Pasien Covid-19 di RSUD Bangil Nihil, Kamar untuk Pasien Lain

BANGIL, Radar Bromo – Tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Bangil. Meski ada suspect, hasil tes PCR menunjukkan dia negatif Covid-19.

Humas RSUD Bangil M. Hayat mengungkapkan, kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan kian dapat ditanggulangi. Buktinya, tingkat hunian kamar khusus untuk pasien Covid-19 sudah kosong. Tidak ada pasien positif Covid-19 yang dirawat. Kondisi tersebut sudah berlangsung dua bulan terakhir.

”Memang patut disyukuri. Meski ancaman varian baru muncul, belum ada lagi temuan kasus Covid-19 di RSUD Bangil. Sudah dua bulan terakhir, RSUD Bangil nihil pasien Covid-19,” ungkapnya. Hayat menambahkan, sebelumnya, memang ada pasien-pasien yang suspect Covid-19. Gejalanya mirip. Namun, setelah dilakukan tes PCR, hasilnya nihil. Bukan Covid-19.

Perkembangan tersebut berpengaruh terhadap hunian kamar untuk pasien Covid-19. Saat marak pasien Covid-19, RSUD Bangil kewalahan sampai menyiapkan 162 kamar.

Namun, saat ini, jumlahnya dikurangi hingga tersisa 30 kamar khusus pasien Covid-19. Kamar-kamar itu disiapkan untuk antisipasi. ”Meski tidak ditemukan kasus lagi, bukan berarti kamar tidak disediakan. Tetap kami siapkan untuk antisipasi,” jelasnya. Namun, kamar-kamar tersebut sementara difungsikan untuk pasien lain. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Bangil. Meski ada suspect, hasil tes PCR menunjukkan dia negatif Covid-19.

Humas RSUD Bangil M. Hayat mengungkapkan, kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan kian dapat ditanggulangi. Buktinya, tingkat hunian kamar khusus untuk pasien Covid-19 sudah kosong. Tidak ada pasien positif Covid-19 yang dirawat. Kondisi tersebut sudah berlangsung dua bulan terakhir.

”Memang patut disyukuri. Meski ancaman varian baru muncul, belum ada lagi temuan kasus Covid-19 di RSUD Bangil. Sudah dua bulan terakhir, RSUD Bangil nihil pasien Covid-19,” ungkapnya. Hayat menambahkan, sebelumnya, memang ada pasien-pasien yang suspect Covid-19. Gejalanya mirip. Namun, setelah dilakukan tes PCR, hasilnya nihil. Bukan Covid-19.

Perkembangan tersebut berpengaruh terhadap hunian kamar untuk pasien Covid-19. Saat marak pasien Covid-19, RSUD Bangil kewalahan sampai menyiapkan 162 kamar.

Namun, saat ini, jumlahnya dikurangi hingga tersisa 30 kamar khusus pasien Covid-19. Kamar-kamar itu disiapkan untuk antisipasi. ”Meski tidak ditemukan kasus lagi, bukan berarti kamar tidak disediakan. Tetap kami siapkan untuk antisipasi,” jelasnya. Namun, kamar-kamar tersebut sementara difungsikan untuk pasien lain. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/