Curi Motor di Sukorejo, Dua Warga Rembang Dibekuk Polisi

BANGIL, Radar Bromo – Delapan bulan setelah mencuri motor milik Sakim di Rembang, Kabupaten Pasuruan, dua dari tiga komplotan pencurinya ditangkap petugas. Kedua pelaku ditangkap secara bergantian oleh petugas Satreskrim Polres Pasuruan.

Mereka adalah Mahrus, 27, warga Desa Oro-oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang dan Dilyadin, 33, warga Desa/Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Kanitbuser Satreskrim Polres Pasuruan Iptu Maryana menyampaikan, kedua tersangka ditangkap di waktu berbeda. Semula, petugas mengamankan Mahrus, Selasa (17/9) malam di tepi jalan Desa Kanigoro, Kecamatan Rembang.

Dari introgasi kepada Mahrus, tercatutlah Dilyadin, yang akhirnya ditangkap Rabu (18/9) pagi. Dilyadin ditangkap di tepi jalan Oro-oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang.

“Keduanya ditangkap bergiliran karena diduga terlibat kasus yang sama,” sampainya.

Penangkapan itu bermula dari aksi pencurian motor yang dilakukan keduanya pada Jumat, 11 Januari 2019. Korbannya adalah menimpa Sakim, warga Sukorame, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Menurut Maryana, pencurian tersebut tidak hanya dilakukan mereka berdua. Ada satu lagi rekan mereka yang saat ini masih buron, yaitu IH. Selain itu, seorang penadah juga diburu petugas dalam kasus ini, yaitu S.

Pencurian sendiri terjadi saat motor Supra milik korban diparkir di tepi jalan. Tepatnya di area persawahan, di Sukorame, Kecamatan Sukorejo.

“Mereka hunting menggunakan motor Satria Fu dengan berboncengan tiga. Ketika mendapat sasaran, barulah mereka beraksi,” tambah Maryana.

IH, salah satu pelaku turun dari motor. Selanjutnya, IH merusak kunci kontak motor korban. Sementara kedua rekannya, kebagian mengawasi.

“Begitu berhasil, mereka kabur dengan membawa motor korban,” jelasnya.

Motor tersebut kemudian dijual ke S dengan harga Rp 1,6 juta. Hasilnya mereka bagi rata dan sebagian untuk senang-senang.

Korban yang mendapati motornya raib, kemudian lapor ke polisi. Dari laporan itulah petugas bergerak, hingga akhirnya berhasil menangkap dua tersangka.

Kedua tersangka diduga melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian. Mereka terancam hukuman 7 tahun penjara.

“Kami masih memburu satu orang rekan tersangka. Juga satu orang penadahnya. Mereka masih buron,” pungkasnya saat mendampingi Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima. (one/hn/fun)