Selama Pandemi, Perkara yang Disidangkan PN Bangil Susut

SIDANG ONLINE: Suasana sidang online di PN Bangil, beberapa waktu lalu. Selama pandemi, perkara yang disidangkan di PN Bangil alami penyusutan. (Iwan Andrik/Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah perkara yang disidangkan PN Bangil mengalami penyusutan selama pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Turunnya jumlah perkara yang disidangkan itu, bukan semata-mata lantaran turunnya angka kejahatan di Kabupaten Pasuruan.

Melainkan, lebih dikarenakan dampak Covid-19 yang membuat PN setempat lebih memprioritaskan perkara-perkara urgen untuk disidangkan.

Ketua PN Bangil Dewantoro menyampaikan, penurunan perkara yang disidangkan PN Bangil bisa mencapai lebih dari 25 persen. Hingga akhir Mei ini, PN Bangil baru menyidangkan sekitar 300 perkara. Baik perdata ataupun pidana.

Padahal, tahun-tahun sebelumnya, bisa mencapai 500 perkara. “Kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, memang ada penurunan,” jelas Dewantoro.

Penurunan perkara yang disidangkan tersebut, imbas Covid-19. Ia menambahkan, lebih memprioritaskan perkara-perkara yang diburu waktu untuk bisa disidangkan.

Sebab, persidangan yang digelar, tidak bisa tatap muka. Melainkan dilangsungkan secara online. “Kami utamakan yang urgen dan butuh waktu segera. Seperti perkara anak,” tambahnya.

Apalagi, tambahnya, tidak semua kasus segera dilimpahkan. Terutama, kasus-kasus pidana. Hal ini juga mempengaruhi persidangan. “Pelimpahan berkas perkaranya kan juga tidak secepat seperti sebelum korona. Ini, juga berpengaruh terhadap banyaknya perkara yang kami sidangkan,” bebernya. (one/mie)