Pemkab–PC NU Kab Pasuruan Perbolehkan Salat Id di Masjid hingga Musala

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasurun dan PC NU Kabupaten Pasuruan juga memperbolehkan salat Id di lapangan atau masjid. Namun, semua pelaksanaan wajib mematuhi protokol kesehatan.

Misbah Zunib, Pj sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Pasuruan mengatakan, Pemkab Pasuruan sudah mengeluarkan edaran pelaksanaan Salat Idul Fitri. Mulai tingkat Kecamatan diteruskan ke desa-desa.

“Tidak ada larangan untuk melaksanaan salat Idul Fitri. Namun, wajib tetap mematuhi ketentuan untuk melaksanakan protokol kesehatan,” ujar Misbah.

Sehingga, takmir masjid wajib memantau pelaksanaan protokol kesehatan ini terutama terkait jaga jarak. Jamaah pun diharapkan memakai masker dan membawa sajadah sendiri. Dan demi keamanan bersama, antarjamaah diharapkan tidak bersentuhan setelah salat Idul Fitri.

Sedangkan kegiatan silaturahmi dilakukan dengan cara telepon, video call, atau WhatsAap. Termasuk Pemkab Pasuruan melarang open house bagi pejabat daerah dan larangan kegiatan halalbihalal yang menimbulkan kerumunan.

KH Imron Mutamakkin, ketua tanfidziyah PC NU Kabupaten Pasuruan menegaskan hal serupa. Salat Id tetap boleh digelar di lapangan atau masjid. Namun, tetap wajib memberlakukan protokol kesehatan. Termasuk agar mencegah konsentrasi massa yang terlalu banyak, maka pelaksanaan dapat dipecah di beberapa masjid dan musala.

“Untuk memecah konsentrasi jamaah, diharapkan ada koordinasi yang baik antarpengurus ranting NU, takmir masjid dan musala sampai dengan pejabat di tingkat kepala desa dan RT/RW untuk mengatur pelaksanaannya,” terangnya.

Sedangkan terkait kegiatan silturahmi, PC NU Kabupaten Pasuruan memperbolehkan ke rumah orang tua. Sedangkan ke teman lebih baik dihindari karena bisa menggunakan teknologi seperti telepon ataupun video call.

Sedangkan takbir keliling karena dinilai tidak ada manfaatnya dilarang dan diharapkan ditindak tegas. “Untuk takbiran di masjid dan musala tetap dilakukan dengan 1-2 orang. Namun, untuk yang takbir keliling tidak boleh dilakukan,” ujarnya. (eka/hn)