alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 4 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

TPT Jalan Pandaan–Beji Ambrol, Membahayakan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BEJI, Radar Bromo – Pengguna jalan Pandaan-Beji dibuat waswas beberapa hari terakhir. Itu, lantaran ambrolnya Tanggul Penahan Tanah (TPT) di Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji.

Kondisi itu sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Namun hingga kini belum ada perbaikan. Padahal, jalur Pandaan-Beji termasuk yang padat kendaraan. Bila tak segera ditangani, dikhawatirkan ada kendaraan yang terperosok dan memicu korban.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Aripin menyampaikan, kerusakan TPT di Desa Wonokoyo tersebut terjadi imbas hujan deras yang berlangsung 14 Februari 2021 lalu. Hujan deras itu memicu tingginya debit air sungai hingga membuat TPT setempat ambrol.

Ambrolnya TPT sepanjang kurang lebih 15 meter itu, membahayakan pengendara. “Apalagi, dekat lokasi pabrik. Banyak karyawan yang keluar masuk perusahaan melintas di jalur setempat,” terang Aripin.

Ia mengaku, sudah mengadukan kerusakan tersebut ke Dinas PU Bina Marga setempat. Sejauh ini baru pemasangan tanda agar pengendara waspada melintas di jalur setempat. Namun belum ada pembenahannya. “Kami berharap agar segera ada penanganan. Supaya, tidak sampai memicu korban,” timpalnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka mengatakan, pembenahan TPT itu sudah masuk perencanaan. Penanganannya akan dilakukan melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT) karena masuk kebencanaan.

Hanya saja, pihaknya belum merincikan anggaran yang dibutuhkan. Termasuk target perbaikan akan dilakukan. “Sampun direncanakan lewat bencana oleh BPBD,” ulasnya. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

BEJI, Radar Bromo – Pengguna jalan Pandaan-Beji dibuat waswas beberapa hari terakhir. Itu, lantaran ambrolnya Tanggul Penahan Tanah (TPT) di Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji.

Kondisi itu sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Namun hingga kini belum ada perbaikan. Padahal, jalur Pandaan-Beji termasuk yang padat kendaraan. Bila tak segera ditangani, dikhawatirkan ada kendaraan yang terperosok dan memicu korban.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Aripin menyampaikan, kerusakan TPT di Desa Wonokoyo tersebut terjadi imbas hujan deras yang berlangsung 14 Februari 2021 lalu. Hujan deras itu memicu tingginya debit air sungai hingga membuat TPT setempat ambrol.

Mobile_AP_Half Page

Ambrolnya TPT sepanjang kurang lebih 15 meter itu, membahayakan pengendara. “Apalagi, dekat lokasi pabrik. Banyak karyawan yang keluar masuk perusahaan melintas di jalur setempat,” terang Aripin.

Ia mengaku, sudah mengadukan kerusakan tersebut ke Dinas PU Bina Marga setempat. Sejauh ini baru pemasangan tanda agar pengendara waspada melintas di jalur setempat. Namun belum ada pembenahannya. “Kami berharap agar segera ada penanganan. Supaya, tidak sampai memicu korban,” timpalnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka mengatakan, pembenahan TPT itu sudah masuk perencanaan. Penanganannya akan dilakukan melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT) karena masuk kebencanaan.

Hanya saja, pihaknya belum merincikan anggaran yang dibutuhkan. Termasuk target perbaikan akan dilakukan. “Sampun direncanakan lewat bencana oleh BPBD,” ulasnya. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2